Mahasiswa Asing Tampilkan Pentas Seni Budaya Indonesia

Sunartono
Sunartono Kamis, 06 Juni 2024 08:47 WIB
Mahasiswa Asing Tampilkan Pentas Seni Budaya Indonesia

Puluhan mahasiswa asing menampilkan pentas seni budaya Indonesia dalam rangkaian acara Closing Ceremony Mahasiswa Internasional yang digelar Kantor Kerja Sama dan Urusan Internasional (KKUI) UAD, Selasa (4/6/2024). /Instagram-uad.

Harianjogja.com, JOGJA—Puluhan mahasiswa asing menampilkan pentas seni budaya Indonesia dalam rangkaian acara Closing Ceremony Mahasiswa Internasional yang digelar Kantor Kerja Sama dan Urusan Internasional (KKUI) UAD, Selasa (4/6/2024).

Kepala Bidang Kerja Sama luar Negeri Afit Istiandaru mengatakan pentas seni budaya Indonesia itu dilakukan para mahasiswa asing yang telah menyelesaikan studi di UAD. Mereka menampilkan berbagai adat budaya Indonesia yang ia dalami selama menjalani proses pendidikan.

"Mahasiswa asing ini ada yang mementaskan drama teatrikal Malin Kondang, sebuah kisah yang diangkat dari cerita rakyat Sumatera Barat, terdiri dari enam mahasiswa Darmsiswa dan satu mahasiswa BIPA telah latihan selama satu semester untuk mempersiapkan," katanya.

BACA JUGA : Menko PMK Muhadjir: Kenaikan UKT Jangan Tiba-tiba, Harus Disosialisasikan Dulu

Ia mengatakan tujuan kegiatan itu untuk memberikan wadah bagi mahasiswa internasional untuk mementaskan ilmu yang telah dipelajari mahasiswa selama di Indonesia, baik penguasaan bahasa Indonesia, budaya lokal hingga kesenian. "Selain itu, untuk memperat persabahatan antara mahasiswa lokal dan internasional," katanya.

Sebanyak 47 mahasiswa asing telah menyelesaikan belajarnya di UAD tahun ini, yang tersebar dari beberapa program studi. Diantaranya program 2+2 dari China sebanyak 16 mahasiswa prodi manajemen, 17 Sastra Indonesia, 1 mahasiswa dari China lulus dari magister managemen. Selain itu 6 mahasiswa melalui program darmasiswa terdiri atas 1 mahasiwa dari Mesir, 1 mahasiswa dari Sudah dan 4 dari China.

"Kemudian ada satu mahasiswa program BIPA dari China, empat mahaiswa program AIMS di Sastra Indonesia dari Korea Selatan dan 2 mahasiswa magang dari UiTM," katanya.

Rektor UAD Profesor Muchlas mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Secara umum dari hasil diskusi dengan mahasiswa asing, mereka mendapatkan layanan pendidikan sesuai dengan harapan. Meski demikian ada sejumlah masukan yang akan diupayakan untuk direalisasikan. Salah satunya global lounge di kampus 1 Jalan Kapas sebagai tempat untuk berinteraksi mahasiswa asing.

"Kami terus mengupayakan agar mahasiswa luar negeri yang menempuh pendidikan di UAD mendapatkan pelayanan dan ilmu yang berkompeten sehingga ketika lulus siap bekerja sesuai disiplin ilmunya," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online