Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Seorang warga sedang berada di sebuah rumah yang tertimpa pohon di Padukuhan Gunungmanuk, Kalurahan Salam, Patuk, Gunungkidul pada Rabu (28/2/2024). Pada hari yang sama, puting beliung yang juga menerjang Bumi Handayani mengakibatkan kerusakan ringan pada atap 19 rumah di Patuk.- ist/BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, JOGJA—Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana) di wilayah DIY khususnya Kabupaten Sleman dan Gunungkidul diberikan pendampingan intensif untuk menguatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi dan mengurangi risiko bencana.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad mengatakan, pendampingan yang dilakukan BNPB melalui BPBD DIY itu melalui kerja sama yang sudah dijalin dengan Caritas Germany di Jogja. Kolaborasi kedua lembaga ini sudah dilakukan sejak lama guna mengintegrasikan pengurangan risiko bencana yang inklusif.
"Salah satu program unggulan dari kerja sama ini adalah penguatan Kaltana dengan fokus khusus pada kelompok rentan, seperti lansia, di daerah Sleman dan Gunungkidul," kata Noviar, Jumat (7/6/2024).
Dijelaskan, program ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai untuk bertahan dan pulih dari bencana.
Program penguatan kalurahan tangguh bencana ini dirancang dengan tujuan utama untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia, dalam menghadapi risiko bencana.
"Sasaran utama dari program ini meliputi peningkatan kesadaran dan pengetahuan, memberikan edukasi dan pelatihan tentang kesiapsiagaan bencana kepada kelompok lansia," ujarnya.
Selanjutnya ada pula penguatan kelembagaan lokal, mendukung dan memperkuat struktur kelembagaan di kalurahan untuk respons bencana yang lebih efektif serta peningkatan kapasitas tanggap darurat maupun membekali masyarakat dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menghadapi situasi darurat.
"Program penguatan Kaltana di Sleman dan Gunungkidul telah memberikan dampak positif yang signifikan terutama bagi kelompok rentan seperti lansia," katanya.
Monitoring dan evaluasi program menunjukkan peningkatan kesadaran, kesiapsiagaan, dan penguatan kelembagaan lokal. Dengan rekomendasi peningkatan kontinuitas pelatihan dan perluasan program, diharapkan masyarakat di Jogja dan daerah lainnya semakin tangguh dalam menghadapi bencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.