HIPMI Jogja Dorong Pengusaha Muda Tembus Pasar Lebih Luas
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.
Foto ilustrasi destinasi wisata kuliner. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Kuliner menjadi salah satu pendukung pengembangan pariwisata. Beberapa daerah biasanya bermunculkan ikon wisata kuliner yang diminati pengunjung. Berbagai inovasi untuk memberikan kenyamanan pengunjung menjadi faktor penting dalam pengembangan destinasi kuliner.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Sleman Agung Tris Sasongko berkomitmen untuk membantu melakukan promosi wisata di Sleman tak terkecuali sejumlah ikon wisata kuliner. Menurutnya kuliner menjadi sektor penting dalam mendukung pengembangan pariwisata, sehingga promosi harus terus dilakukan.
BACA JUGA : Taman Kuliner Bangunharjo, Tempat Makan dan Nongkrong di Bantul Utara
"Salah satu ikon kuliner yang tempatnya strategis adalah Floating Resto Sleman misalnya, dengan konsep menarik, maka harus ada komitmen manajemen untuk inovasi pengembangan. Selain rasa harus dipertahankan tetap enak, tetapi juga harus nyaman sehingga wisatawan yang datang merasa nyaman" katanya dalam gathering pelaku wisata, Selasa (11/6/2024).
Di sisi lain promosi juga menjadi faktor penting bagi destinasi wisata kuliner untuk meraih pengunjung. Semakin banyak pengunjung yang datang tentu akan memberikan dampak yang baik ke pendapatan asli daerah (PAD). "Kejar volume boleh, tetapi kualitas rasa menu harus tetap diutamakan," ujarnya.
Eko Puji Santoso, GM Floating Resto Sleman sepakat bahwa kelezatan makanan dan kenyamanan pengunjung menjadi faktor penting bagi destinasi wisata kuliner. Ia sendiri telah menerapkan berbagai program dalam rangka membuat nyaman wisatawan yang datang. Di sisi lain telah menerima dan menerapkan berbagai masukan dari pengunjung.
"Karena masukan pengunjung ini sangat penting, misalnya sebelumnya menyajikan kurang cepat, ya kami percepat, kalau ada menu yang rasanya dinilai kurang, kami benahi dengan tim yang bagus. Kalau harga dinilai terlalu tinggi kami akan menyesuaikan sehingga pasar bisa untuk semua kalangan. Harga berapa, kami bikinkan menyesuaikan," ujarnya.
Selain itu inovasi juga harus dilakukan untuk mendukung kuliner dengan memberikan layanan wisata jenis lain sehingga pengunjung merasa senang. Di antaranya lokasi outbond, wisata air hingga spot foto yang instagramable.
"Sampai kami merekrut juara nasional outbond untuk mendukung pengembangan destinasi, sehingga saat ini banyak mulai tertarik, selain berwisata kuliner juga bisa mengikui outbond," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.
Putri Kusuma Wardani lolos ke babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah mengalahkan Mikaela Joy De Guzman 21-12, 21-6.
Polsek Semin masih menyelidiki kasus pembuangan bayi di Kemejing, Gunungkidul. Enam saksi telah diperiksa, sementara bayi dirawat di LPKA An Nur Srimpi.
MotoGP 2027 akan memakai mesin 850cc dan memangkas aerodinamika. Guenther Steiner menilai perubahan ini bisa membuat balapan semakin ketat.
RSUP Dr Sardjito mengirim tujuh tenaga medis ke RSUD Bajawa, NTT, untuk membantu penanganan korban gempa dan memperkuat layanan kesehatan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja kini memiliki sistem yang berfungsi layaknya alarm untuk mengingatkan perangkat daerah agar tidak terlambat menarik anggaran