Persiapan Paskah, Gereja Kotabaru Disterilisasi
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Wisatawan di Bangsal Mandolosono Kraton Ngayogyakarta, Kamis (6/6/2024) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA–Sepanjang tahun 2024, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja memasang target pada jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 3,2 juta. Kabid Pemasaran Pariwisata Dispar Kota Jogja Sri Arika Wahyuningsih menuturkan hingga saat ini jumlah kunjungan wisatawan di Kota Jogja sudah melampaui target.
“Target kami memang di tahun ini 3,2 juta. Sampai sekarang, khusus untuk Nusantaranya [wisatawan domestik] saja sudah melebihi 3,7 juta, tercatat dari awal tahun,” ujar Rika, Jumat (14/6/2024).
Rika menjelaskan kondisi ini bisa terjadi lantaran beberapa momentum libur panjang. Misalnya saja libur panjang Lebaran. Belum lagi beberapa kali terjadi long week end seperti libur panjang Kenaikan Isa Almasih hingga libur panjang Waisak. Rika menambahkan, libur Lebaran dan long week end menjadi penyumbang datangnya wisatawan di Kota Jogja.
“Catatan saat libur panjang Waisak ada sekitar 229.857 wisatawan yang ke Jogja, yang bergerak di Kota Jogja,” kata Rika.
Rika menyebut, libur panjang Iduladha yang juga bersamaan dengan libur sekolah ini menurutnya turut akan menjadi penyumbang signifikan jumlah wisatawan. Dia mengaku belum ada data atau prediksi statistik secara resmi. Namun, Rika merasa crowd wisatawan sudah terasa. Utamanya bus study tour di berbagai destinasi favorit di Kota Jogja, seperti Kawasan Gumaton, Taman Pintar, hingga GL Zoo.
BACA JUGA: Terlibat Kasus Narkoba, Lurah Hargomulyo Diberhentikan Sementara
“Banyak juga (bus study tour), sepanjang ini belum ada masalah. Jogja masih landau-landai saja wisatawan yang datang untuk study tour, yang masuk ke Jogja,” katanya.Sedangkan, Ketua DPD GIPI DIY Bobby Ardiyanto Setyo Adji mengaku optimistis trafik kunjungan wisatawan akan naik pada masa libur sekolah dan Iduladha ini di tengah adanya beberapa daerah melakukan pelarangan study tour. Berdasarkan pemetaannya, beberapa destinasi masih menjadi favorit utamanya untuk segmentasi pelajar. Misalnya, Keraton dan berbagai museum, hingga destinasi candi seperti Borobudur dan Prambanan.
“Beberapa pantai selatan di Gunungkidul, Bantul, dan Kulonprogo juga masih menjadi tujuan favorit dari segmen ini,” kata Bobby.
Jika dilihat dari wilayah, menurutnya Kota Jogja masih menjadi destinasi yang paling favorit. Sebab, menurut Bobby Kota Jogja punya latar belakang sejarah yang menjadi dasar dan budaya yang kuat. “Serta di dukung oleh infrastruktur akses yang sangat mudah dan nyaman,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
AQUA resmi bubar setelah 30 tahun berkarier, menutup era musik pop dunia dengan warisan lagu “Barbie Girl”.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendekatkan sarana pelayanan kepada masyarakat luas.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.