Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Arsip-Petugas menggunakan alat RTK untuk memastikan titik lahan bakal proyek pembangunan jalan tol Jogja-YIA di Padukuhan Rajek Lor, Tirtoadi, Mlati, Sleman, Senin (21/8/2023)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerkarsa proyek Tol Jogja-YIA, PT. Jasamarga Jogja-Solo (JMJ) memastikan rencana pembangunannya tetap berlangsung termasuk di Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Kokap yang kemarin sempat bikin resah karena belum jelas tindaklanjutnya. Manager Humas PT. JMJ, Rachmat Jesiman menegaskan pengukuran lahan terdampak di Kalurahan Hargomulyo akan dilakukan BPN Kulonprogo nantinya.
Sayangnya, Rachmat belum memberikan jadwal pengukuran atau tindak lanjut lainnya terkait proyek Tol Jogja-YIA di Kalurahan Hargomulyo tersebut. “Untuk pemebasan lahan masih terus berlangsung secara umum di Kulonprogo,” katanya, Jumat (14/6/2024).
Pengukuran lahan terdampak Tol Jogja-YIA memang masih terus berjalan, terkhusus di tujuh kalurahan di Kulonprogo. Yaitu Kalurahan Sendangsari, Karangsari, dan Pengasih di Kapanewon Pengasih, Kalurahan Kaliagung dan Banguncipto di Kapanewon Sentolo, hingga Kalurahan Wates, Kapanewon Wates.
Kepala Seksi Survei dan Pemetaan BPN Kulonprogo, Trigus Eko menyebut pengukuran lahan terdampak di tujuh kalurahan itu sudah rampung. “Tinggal pemberkasan, setelahnya verivikasi, lalu masa sanggah,” jelasnya, Jumat sore.
Trigus menerangkan BPN Kulonprogo belum mendapat jadwal pengukuran lahan untuk kalurahan yang belum dilakukan pengukuran, seperti di Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Kokap. “Belum ada arahan dari pemrakarsa soal pengukuran di Hargomulyo, kalau sudah ada pasti nanti kami sosilisasikan,” paparnya.
Perubahan lokasi terdampak atau trace Tol Jogja-YIA, jelas Trigus, juga belum ada. “Masih sama seperti sebelumnya, kami juga masih fokus pemberkasan hasil pengukuran terdampak di tujuh kalurahan itu,” pungkasnya.
BACA JUGA: Ratusan Warga Terdampak Tol Jogja-YIA Belum Dapat Kejelasan, Sosialisasi Baru 2 Kali
Sebelumnya warga Hargomulyo resah karena kesimpang siuran rencana Tol Jogja-YIA di wilayahnya. Panata Laksana sarta Pangripta, Kalurahan Hargomulyo, Amin Nugroho pada Kamis (13/6/2024) menjelaskan ketidakjelasan proyek Tol Jogja-YIA di Hargomulyo itu menyebabkan warga terdampak gelisah dan khawatir. "Gelisah karena infonya sudah macam-macam, sebagian juga sudah berhutang ke bank untuk beli tanah lain agar dapat pindah lokasi," jelasnya.
Kegelisahan warga terdampak Tol Jogja-YIA itu juga karena sebagian kalurahan lain di Kulonprogo sudah dilakukan pengukuran lahan tapi di Hargomulyo belum ada kejelasan informasi. Selain itu terdapat informasi yang beredar dan tak jelas sumbernya terkait perubahan lokasi proyek itu.
Diketahui rencana pembangunan Tol Jogja-YIA di Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Kokap menyebabkan ratusan warga terdampak rencana pembangunan tersebut. Sayangnya sejak dilakukan pematokan lahan milik warga yang akan terdampak Tol Jogja-YIA pada akhir 2023 lalu, hingga kini belum ada kejelasan informasi dan tindak lanjutnya.
Proyek Tol Jogja-YIA di Kalurahan Hargomulyo itu tak hanya berdampak ke lahan warga, sebagian fasilitas umum juga terdampak. Seperti jalan desa, sekolah, masjid, hingga jembatan juga terdampak proyek strategis nasional itu.
Amin menerangkan sebelum pematokan, sudah dilakukan dua kali sosialisasi. "Tapi sampai pertengahan 2024 ini belum ada info jelas, hingga kemarin kami melakukan audiensi ke DPRD Kulonprogo," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.