Hanya Khusus Penumpang, Stasiun Lempuyangan Jogja Tak Layani Angkutan Barang di 2028
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Foto ilustrasi. / ANTARA FOTO-Aswaddy Hamid
Harianjogja.com, BANTUL--Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan bantuan beras bagi masyarakat prasejahtera akan terus dikucurkan hingga Desember 2024.
Meski begitu, Bapanas mendorong agar Pemkab turut mengambil peran dalam pemutakhiran data penerima manfaat agar pemberian bantuan tersebut tepat sasaran.
Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi menyampaikan pihaknya memastikan bantuan beras akan terus dikucurkan hingga akhir tahun.
"Presiden [akan] melanjutkan bantuan pangan bulan Oktober-Desember [2024]," katanya dalam pemantauan penyerahan bantuan pangan di Kapanewon Kasihan, Rabu (19/6/2024).
Dia menuturkan pihaknya menerima data penerima manfaat bantuan beras dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Sehingga pihaknya mendorong agar Pemda setempat dapat mendukung singkroninsadi data penerima manfaat, sehingga penerima manfaat bantuan tersebut tepat sasaran. Karena menurutnya perangkat Pemda setempat yang mengetahui kondisi riil dari setiap keluarga penerima manfaat.
BACA JUGA: Tinjau Gudang Bulog, Ombudsman RI Rekomendasikan Bansos Tetap Dipertahankan
"Apabila diperlukan verifikasi [mulai] dari RT, RW, lurah, camat sehingga pemutakhiran data dapat digunakan untuk bulan selanjutnya," ujarnya.
Sementara Anggota Ombusdman RI, Yeka Hendra Fatika menyampaikan pihaknya mendorong agar bantuan beras tersebut terus disalurkan meskipun mendekati masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Dia menilai bantuan tersebut diperlukan masyarakat lantaran harga pangan cenderung naik setiap menjelang tahun politik. Menurutnya bantuan beras tersebut mampu membantu masyarakat di tengah harga beras yang cenderung naik.
"Ketika harga beras mahal, bantuan pangan ini sangat dinantikan masyakarat. Jangan sampai bantuan pangan ini berhenti," katanya.
Dia pun menilai kondisi beras yang disalurkan dalam program penyerahan bantuan pangan kepada keluarga penerima manfaat dalam kondisi baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.