Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Hingga kini jajaran Polsek Godean belum menemukan identitas jasad lelaki yang ditemukan di Kali Bedog di Kalurahan Sidoarum, Godean. Pasalnya, sidik jari mayat yang ditemukan pada Rabu (26/6/2024) rusak.
Kapolsek Godean, Komisaris Polisi (Kompol) Suharyanta mengatakan, pihaknya sudah berusaha untuk mengungkap identitas mayat laki-laki yang ditemukan di Kali Bedog. Usai mendapatkan laporan, langsung mendatangi Lokasi kejadian bersama dengan tim forensik dan dokter ke lokasi kejadian.
BACA JUGA: Mayat Perempuan dengan Posisi Terikat Kebelakang Ditemukan di Pajangan Bantul
“Jasad juga sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lanjutan, tapi hingga sekarang identitasnya belum diketahui,” kata Suharyanta, Minggu (30/6/2024).
Dia menjelaskan, salah satu kendala yang membuat identitas dari korban belum terungkap dikarenakan sidik jari yang dimiliki sudah rusak. Kondisi ini berdampak terhadap upaya pengungkapan yang belum membuahkan hasil yang optimal.
“Belum bisa teridentifikasi, tapi kami tetap berusaha mencari kepastian terkait dengan identitas jasad yang diketemukan,” katanya.
Menurut Suharyanta, upaya pengungkapkan dilakukan dengan memanfaatkan jaringan yang dimiliki. Salah satunya dengan mencari informasi adanya kerabat keluarga yang hilang untuk kemudian disesuaikan dengan ciri-ciri korban.
“Kalau ada keluarganya yang tidak pulang, bisa ke polsek untuk pencocokan,” katanya.
BACA JUGA: Perempuan Lansia Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur di Gamping Sleman
Untuk diketahui, pada Rabu (26/6/2024) siang, warga Kalurahan Sidoarum, Godean digegerkan penemuan mayat tanpa identitas di Kali Bedog, Rabu (26/6/2024) siang. Suharyanta menjelaskan, korban sudah dapat dievakuasi dengan kondisinya sudah kaku.
“Kemungkinan meninggal dunia dua hari yang lalu,” katanya.
Dia menjelaskan, jasad yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dengan menggunakan kaos berwarna putih dan celana dalam warna biru. “Tanpa identitas dan sekarang masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan sementara juga tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran, kolom abu 1.000 meter, status tetap Level III Siaga.
Pakar Hukum Tata Negara Unej meminta BK DPRD Jember memberi sanksi tegas kepada legislator yang bermain gim saat rapat.
Tiket laga kandang terakhir PSIM Jogja vs Madura United di SSA Bantul habis terjual, 8.500 suporter siap padati stadion.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.