PSS Sleman Tak Libur, Pieter Huistra Genjot Fisik Pemain
PSS Sleman tak mengambil libur selama jeda internasional. Pieter Huistra menggenjot fisik pemain dan membenahi setiap lini.
Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Jenazah pebulu tangkis asal China, Zhang Zhi Jie yang meninggal dunia dalam ajang BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 saat ini masih berada di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Dr Sardjito. Rumah sakit masih menunggu kedatangan dan keputusan orang tua atlet terkait dengan jenazah Zhang Zhi Jie.
Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan mengungkapkan sejak masuk RSPAU dr. Hardjolukito hingga dipindah ke RSUP Dr. Sardjito, rumah sakit telah menjalankan sejumlah tata laksana terhadap Zhang Zhi Jie. Setelah menjalani serangkaian tata laksana, kini posisi sang atlet berada di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Dr Sardjito. "Setelah kami lakukan tata laksana itu, pasien atau atlet kita ini sementara kami masukkan di ruang pendingin di Kedokteran Forensik," kata Banu ditemui di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Dr Sardjito, Selasa (2/7/2024).
Selama berada di Instalasi Kedokteran Forensik, tidak ada tindakan khusus yang diambil oleh pihak rumah sakit. Pasalnya rumah sakit masih menunggu kedatangan orang tua untuk melihat langsung kondisi sang atlet. "Tidak ada tindakan apa-apa, karena kami sifatnya adalah juga menunggu dari kedatangan orang tua dari China untuk bisa melihat secara utuh atlet kita ini supaya bisa melihat kondisi yang riil," tandasnya.
Mengenai tindakan selanjutnya kepada jenazah Zhang Zhi Jie, masih menunggu koordinasi dengan pihak keluarga. Komunikasi dengan keluarga saat ini dijembatani oleh pihak konsulat. "Tetap kami akan menunggu koordinasi dengan keluarga dengan PBSI, dengan konsulat, kami akan berkoordinasi ke sana," imbuhnya.
Begitu pula dengan kepastian jenazah akan dipulangkan atau dikremasi diungkapkan Banu menjadi keputusan penuh keluarga. "Belum ada informasi lebih lanjut. Itu nanti kami menunggu keputusan penuh ada di keluarga mau seperti apa," kata dia.
Namun, Banu menegaskan rumah sakit siap memberi penjelasan medis kepada keluarga bila dibutuhkan. Rumah sakit yang ada di bawah Kementerian Kesehatan akan mendapatkan sokongan dari Kemenkes bila jenazah akan dipulangkan.
"Iya, dalam kapasitasnya saat ini kami memang siap untuk memberikan penjelasan jika diperlukan oleh keluarga. Kami juga rumah sakit Dr. Sardjito selaku rumah sakit kementerian kesehatan tidak sendirian kita dibackup penuh oleh kementerian kesehatan dalam kapasitasnya apabila nanti ingin keluarga itu dipulangkan," tegasnya.
BACA JUGA: Atlet Badminton China Meninggal Muda, Tim Medis RSUP dr. Sardjito: Penanganan Sudah Sesuai SOP
Sebelumnya Zhang Zhi Jie meninggal dunia di tengah-tengah laga BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 di Gor Amongrogo.
Kasi Humas Polresta Jogja, AKP Sujarwo menjelaskan insiden itu terjadi pada Minggu (30/6/2024) malam kemarin "Atlet pingsan saat bertanding, selanjutnya tindakan penyelamatan dilakukan," ujarnya.
Tindakan penanganan selanjutnya dilakukan sesuai SOP di lapangan, yakni harhs seizin wasit turnamen. Yang bersangkutan lantas mendapat penanganan awal di lapangan dan langsung dibawa ke RSPAU dr. Hardjolukito. "Di Hardjolukito dilakukan CPR sesuai SOP," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman tak mengambil libur selama jeda internasional. Pieter Huistra menggenjot fisik pemain dan membenahi setiap lini.
Kabut asap membuat kualitas udara Singapura masuk kategori tidak sehat menjelang F1 2026. Balapan tetap dijadwalkan, masker N95 disiapkan.
Ijazah Paket C setara SMA dan bisa digunakan untuk kuliah. Ketahui jalur seleksi, syarat kampus, dan aturan SNBT yang perlu diperhatikan.
Survei Kaspersky menunjukkan 77% pengguna ponsel rutin update, tetapi hanya 20% memeriksa izin aplikasi. Simak kebiasaan digital yang perlu diperbaiki.
Perbaikan Jalan Tegalsari-Klepu di Kokap, Kulonprogo, mencapai 90%. DPRD DIY menyoroti kebutuhan talut dan drainase demi keselamatan pengguna jalan.
David Almansa menjadi yang tercepat di FP1 Moto3 Mandalika dengan waktu 1 menit 37,515 detik meski menghadapi cuaca panas.