Video Dugaan Pungli Viral, DPRD Kota Jogja Minta Tata Kelola Alkid Dievaluasi
DPRD Kota Jogja mendorong evaluasi tata kelola Alkid setelah video dugaan pungutan liar dan intimidasi beredar di media sosial.
Ilustrasi Perpustakaan. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pembangunan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bantul terus dilakukan. Saat ini pembangunannya telah mencapai 36%. Meski begitu, pembangunan masih memerlukan tambahan anggaran untuk penataan halaman gedung.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul, Sukrisna Dwi Susanta menyampaikan pembangunan Gedung Perpusda Bantul telah mencapai 36%, dari target 19,5%.
Dia menuturkan saat ini pekerjaan gedung Perpusda Bantul telah mencapai tahap pengecoran lantai tiga. Kemudian, sekat bata di lantai pertama juga telah dipasang. Pekerjaan fisik tersebut dialokasikan dari anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) sekitar Rp10 miliar.
Jangka waktu pengerjaan fisik gedung Perpusda Bantul tersebut mencapai 113 hari kerja. Pembangunan fisik gedung ditargetkan rampung pada 14 November 2024.
Sementara menurut Krisna, gedung baru tersebut ditargetkan akan mulai digunakan untuk pelayanan perpusatakaan pada awal 2025.
BACA JUGA: Pembangunan TPS Sementara Srimulyo Dimulai, Hanya Tampung Sampah sampai 31 Desember 2024
"Kalau yang ini [gedung Perpusda Bantul mulai digunakan] sebenarnya kalau sudah betul-betul representatif, di tahun 2025 kita sudah pindah,” katanya, Senin (8/7/2024).
Hal itu menurut Krisna lantaran anggaran dari Perpusnas hanya mengakomodasi pembangunan fisik gedung, namun penataan halaman seperti cor blok dan parkiran tidak dianggarkan dari Pusat.
"Karena masih ada halaman yang belum tertata [belum dianggarkan]. Anggaran dari Pusat hanya untuk gedung, yang lanskap, cor blok halaman gedung belum dianggarkan. Karena keterbatasan anggaran Pemkab. Di APBD perubahan akan kami usahakan," katanya.
Pihaknya sudah merancang kebutuhan anggaran pembangunan gedung Perpusda Bantul. Menurutnya, dibutuhkan anggaran sekitar Rp1,3 miliar untuk menata halaman gedung Perpusda Bantul. Dia berharap anggaran yang diajukan disetujui di APBD perubahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong evaluasi tata kelola Alkid setelah video dugaan pungutan liar dan intimidasi beredar di media sosial.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.