Kalahkan London! Seoul Jadi Kota Kuliah Terbaik Dunia Versi QS 2027
QS Best Student Cities 2027: Seoul jadi kota kuliah terbaik dunia, kalahkan London. Jakarta dan Yogyakarta wakili Indonesia di peringkat global. Simak daftar le
Ilustrasi sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPA Piyungan, beberapa waktu lalu./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih angkat bicara ihwal adanya penolakan pembangunan TPS Sementara di Puncak Bucu, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan oleh warga Sitimulyo. Bupati Halim meminta warga Sitimulyo untuk paham dan memaklumi terkait pembangunan TPS Sementara tersebut.
"Di masa darurat ini tolong ini dipahami. Ini sifatnya hanya sementara. Jangan sedikit-sedikit dipermasalahkan. Masa darurat ini kita butuh jalan keluar yang sifatnya sementara, agar sampah tidak berserakan di mana-mana," kata Halim, Selasa (9/7/2024).
Menurut Halim, saat ini Pemkab tengah menyelesaikan pembangunan TPST Dingkikan dan TPST Modalan, serta ITF Bawuran. Dua TPST dan satu ITF ini akan menjadi solusi permanen bagi penyelesaian sampah di Kabupaten Bantul.
"Sekali lagi ini hanya sementara. Pada akhirnya nanti masalah sampah selesai setelah TPST ini jadi. Saya berharap, saya minta masyarakat pemaklumannya. Saya minta pengertiannya, bahwa kita harus selesaikan sampah ini dengan cara-cara tidak permamen sembari menyelesaikan instalasi pengolahan sampah yang permanen," katanya.
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul bersama dengan Pemkal Srimulyo akan memasifkan sosialisasi kepada warga Srimulyo menyusul penolakan pembangunan TPS Sementara di Puncak Bucu, Kaligatuk, Srimulyo, Piyungan.
Lewat sosialisasi diharapkan rencana pembangunan TPS sementara di lahan milik Sultan Grond seluas 5.000 meter tersebut bisa segera terealisasi.
BACA JUGA: Warga Tolak Pembangunan TPS Sementara di Puncak Bucu Piyungan, Pemkab Masifkan Sosialisasi
Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi Nugroho mengungkapkan saat ini TPS sementara di Gadingsari, Sanden dalam tahap kritis, karena sudah penuh. Dari enam lubang dengan ukuran 10x13 meter, dan kedalaman empat meter per lubang, tinggal satu lubang yang masih bisa digunakan.
"Jika tidak segera [pembangunan TPS sementara di Puncak Bucu), maka masalah sampah ini akan semakin susah ditangani. Untuk itu, besok kami akan bertemu warga, akan kami pahamkan mengenai teknis dan permasalahan sampah yang saat ini ada," katanya,
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
QS Best Student Cities 2027: Seoul jadi kota kuliah terbaik dunia, kalahkan London. Jakarta dan Yogyakarta wakili Indonesia di peringkat global. Simak daftar le
Dua pemuda asal Prambanan, Sleman, ditangkap polisi setelah video mereka mengacungkan celurit di jalan umum viral di media sosial. Motifnya untuk konten dan pen
Indonesia tercatat memiliki biaya naturalisasi tertinggi di Asia Tenggara mencapai Rp75,71 juta. Simak perbandingannya dengan Filipina, Thailand, Singapura, dan
MoonPay meluncurkan PayBox yang memungkinkan ChatGPT dan Claude membantu transaksi kripto, belanja online, hingga pemesanan tiket dengan sistem keamanan berlapi
Petani bawang merah lahan pasir di Bantul mulai panen raya. Namun harga jual anjlok hingga Rp15 ribu per kilogram akibat melimpahnya pasokan dari berbagai daera
Apple mencatat rekor penjualan iPhone pada kuartal III 2026, namun krisis pasokan chip memori membuat proyeksi pertumbuhan melambat dan saham perusahaan anjlok