Bantuan Modal UMKM di Bantul Diperluas, Fokus Warga Miskin Ekstrem
Pemkab Bantul akan memperluas bantuan modal UMKM Rp2 juta bagi warga desil 1, 2, dan 3 untuk menekan kemiskinan ekstrem.
Subardi, warga Papringan, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman saat menggunakan Jargas PGN di rumahnya, beberapa waktu lalu.
Harianjogja.com, JOGJA—PT. PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina bakal memperluas realisasi program jaringan gas perkotaan di wilayah DIY. Pada tahun ini ditargetkan rumah tangga di Kota Jogja sudah tersambung dengan program ini.
Direktur Utama PT. PGN Tbk Arief Setiawan mengatakan, jaringan gas kota yang akan dibangun nanti akan disalurkan ke rumah-rumah maupun industri, baik kecil maupun besar. Selain bisa menghemat uang negara, masyarakat tentu akan diuntungkan karena harga gas akan lebih murah.
BACA JUGA: PGN Dukung Pemanfaatan Gas Bumi Industri Secara Berkelanjutan
Gas yang dialirkan pun merupakan gas domestik yang bersumber dari gas bumi milik Indonesia sendiri. "Jaringan gas kota ini penting, karena secara langsung nantinya akan menyelamatkan keuangan negara," katanya seusai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X kemarin.
Arief menjelaskan, penerapan jaringan gas perkotaan ini mampu mengurangi penggunaan gas tabung yang pada akhirnya juga akan mengurangi proses distribusinya. Dengan begitu juga berdampak pada pengurangan emisi udara, sehingga kualitas udara di DIY akan lebih baik.
Masyarakat pun tidak perlu lagi repot-repot secara berkala membeli gas karena sudah tersedia langsung di rumah.
“Kami saat ini sudah memiliki roadmap pembangunannya. Petanya sudah ada tinggal berkoordinasi dengan Pemda DIY dalam pelaksanaannya karena kami diingatkan Sri Sultan sebagian tanah yang akan dilalui adalah tanah lava. Karena kami juga tidak mau nantinya pembangunan jaringan gas ini menyisakan dampak yang jelek,” katanya.
Kepala DPUPESDM DIY Anna Rina Herbranti menyatakan, proses pembangunan pipa jaringan gas perkotaan harus dilakukan dengan hati-hati serta melalui perencanaan yang matang. Pihaknya menyebut, ada syarat teknis yang harus dilewati dalam membangun jaringan gas kota yakni kedalaman pipa, pengembalian ke kondisi semula dan lain sebagainya.
"Selain itu lokasi yang dimohonkan harus disetujui oleh Pemda setempat. Kemudian juga harus ada sosialiasi kepada masyarakat tentang program ini dan manfaatnya apa saja. Jaringan gas juga dilarang melewati situs cagar budaya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul akan memperluas bantuan modal UMKM Rp2 juta bagi warga desil 1, 2, dan 3 untuk menekan kemiskinan ekstrem.
Membonceng anak naik motor butuh perhatian khusus. DAM berikan 4 tips: pastikan kaki menapak footstep, bisa berpegangan, siap naik-turun, dan pakai helm SNI.
Ramalan zodiak 12 Agustus 2026: Gerhana di Leo bawa energi kuat. 5 zodiak diprediksi kurang beruntung, cek nasib asmara, karier, dan keuangan Anda hari ini!
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Prakiraan cuaca DIY Rabu 12 Agustus 2026, mayoritas wilayah cerah. Kulonprogo perlu mewaspadai kabut atau asap yang berpotensi mengganggu jarak pandang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya pada Agustus 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.