Guyon Waton Guncang Sukoharjo, Konser Gratis!
Guyon Waton akan tampil gratis di konser Sukoharjo Spektakuler 18 Juli 2026. Diprediksi ribuan penonton hadir.
Markas Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Antara/Hery Sidik
Harianjogja.com, BANTUL--Sebuah video sempat viral di media sosial instagram yang menarasikan bahwa seorang anggota polisi dari Polsek Sewon, Bantul menjadi beking debt collector. Polres Bantul angkat bicara terkait unggahan video tersebut dan mengkaim tidak benar.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menyampaikan pihaknya langusng mendalami terkait video viral yang menyebut anggota Polsek jadi beking debt collector tersebut.
Menurut Jeffry, setelah didalami peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (13/7/2024) sekitar pukul 10.00 WIB. Awalnya seorang bernama Mbendol datang ke Polsek Sewon melaporkan adanya keributan di sebuah homestay yang berlokasi di Bangunharjo, Sewon, Bantul.
Dalam video benar adanya 2 anggota Polsek Sewon yang mendatangi TKP atau lokasi kejadian. Saat anggota Polsek Sewon datang sudah terjadi cek-cok antara pihak debt collector dengan pengendara mobil Nissan Xtrail.
"Pengendara mobil Nisan Xtrail tidak bersedia dan menolak tawaran anggota Polsek saat melerai dan menawarkan mediasi di Polsek," katanya, Rabu (17/7/2024).
BACA JUGA: Sempat Terlibat Keributan dengan Wisatawan Jogja, Debt Collector Akhirnya Minta Maaf
Sebelum meninggalkan lokasi, anggota Polsek Sewon kembali menawarkan apabila permasalahan tidak kunjung selesai dipersilahkan untuk datang melapor. Namun hingga saat ini belum ada laporan yang masuk ke Polsek Sewon maupun ke Polres Bantul.
Lebih lanjut Jeffry mengatakan dari sasil pemeriksaan, diketahui pengendara mobil asal Jombang itu diketahui bukan pemilik mobil. STNK mobil tersebut atas nama Handoko. Pembayaran kredit mobil tersebut macet. Namun tidak diketahui berapa lama tunggakan cicilan mobil tersebut.
Menurutnya ada dugaan mobil berpindahtangan pemilik baru tanpa ada pemberitahuan secara resmi atau balik nama, di mana pemilik lama maupun pemilik baru tidak melanjutkan angsuran
Dia menuturkan mobil dalam jangka waktu pertanggungan selama 48 bulan sejak 18 Februari 2023-28 Januari 2027. "Belum diketahui jangka waktu pemilik mobil macet dalam pembayaran angsuran dikarenakan pemilik mobil tidak memberikan informasi serta identitasnya.
Sementara itu narasi dalam video yang menyebut oknum anggota Polsek Sewon tersebut sebagai berikut:
"Ini terjadi di wilayah hukum Daerah Istimewa Yogjakarta, pada hari Sabtu pagi sekira pk.07.30 WIB tanggal 13 Juli 2024 saya berada di wilayah kecamatan sewon Yogjakarta di dalam perkampungan didatangi oleh segerombolan preman yg biasa di pakai para pengusaha pembiayaan ( laesing ) untuk mengambil paksa di jalan jalan dimanapun berada terhadap jaminan yg telat bayar dengan cara apapun seperti yang terekam di video ini
anehnya peristiwa ini terjadi ada oknum ngakunya dari anggota kepolisian Polsek Sewon Yogyakarta, akan tetapi ada dua oknum anggota polisi yang ngakunya dari Polsek Sewon terlihat dan terkesan berada di pihak mereka para preman, saya selaku pemakai mobil merek nisan extril yang statusnya cuma peminjam saya pakai ke yogya dan itu haya sementara pakai saya kemudian saya dipaksa untuk menyerahkan kepada para preman tersebut, tentunya saya menolak dengan tegas karena saya tidak punya wewenang untuk menyerahkan yang berwenang adalah pemilik mobil tersebut
Dan saya sudah menawarkan kepada para preman atas suruhan pihak perusahaan finance PT. MANDIRI FINANCE tersebut untuk saya antar ketemu sama pemiliknya akan tetapi para preman ngotot nenolak dan mobil akan tetap di derek pakai towing, percekcokan terjadi cukup lama kemudian salah satu dari gerombolan mereka berhasil merebut remot mobil yg berada disaku saya
Yang perlu saya tegaskan dalam peristiwa ini saya sebagai warga negara indonesia sangat prihatin dengan kondisi hukum dinegara ini ada pihak yang mengaku dari kepolisian Polsek Sewon Yogyakarta tidak mampu dan terkesan membiarkan para preman yang bertindak brutal
Pak Kapolri, Pak Kapolda, Pak Kapolres Pak Kapolsek dan seluruh anggota Kepolian Negara Republik Indonesia dalam kejadian ini saya mempertanyakan apakah kepolisian dinegara Indonesia ini sudah tidak berfungsi sebagai pengayom masyarakat," tulis caption @interaktive_ yang mengunggah ulang postingan @adil
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guyon Waton akan tampil gratis di konser Sukoharjo Spektakuler 18 Juli 2026. Diprediksi ribuan penonton hadir.
Veda Ega Pratama jadi tercepat di practice Moto3 Jerman 2026 dengan 1 menit 25,848 detik. Pebalap Indonesia ini lolos langsung ke Q2 setelah bangkit dari posisi
Evil Dead Burn tayang di Indonesia 17 Juli 2026. Tiket sudah bisa dipesan hari ini. Film tanpa sensor, khusus 21+. Sekuel Evil Dead Rise dengan teror Deadite di
Penyebab kelelahan terus-menerus: anemia, gangguan tidur, alergi makanan, infeksi, masalah jantung, dan kesehatan mental. Kenali gejala fatigue agar segera.
Pemkab Bantul menyiapkan kebijakan ASN berbelanja di pasar rakyat untuk meningkatkan omzet pedagang dan menjaga keberlangsungan 33 pasar tradisional di tengah.
Timnas putri Indonesia menang 2-0 atas Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026. Gol Estella Loupatty (5') dan Emily Nahon (28'). Garuda Pertiwi puncaki Grup B.