Blue Food Jadi Kunci Ketahanan Pangan Indonesia pada 2050
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Ilustrasi pekerja proyek Tol Jogja-Solo melakukan penambalan jalan di Ring Road area Trihanggo./Istimewa-PT. Adhi Karya
Harianjogja.com, SLEMAN—Jumlah bidang tanah terdampak proyek Tol Jogja-Solo di Kalurahan Condongcatur bertambah. Sementara untuk lahan berstatus tanah kas desa (TKD), tercatat hanya satu bidang yang terdampak.
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menjelaskan hingga saat ini ada satu tanah kas desa di Condongcatur yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Solo. Saat ini tanah tersebut diperuntukkan untuk taman.
Reno menyebut wilayah Condongcatur yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Solo membentang dari batas sungai dekat Polsek Depok Timur hingga Makam Sawitsari di sisi barat. "Kebanyakan untuk usaha [bidang tanahnya]," ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, Staf Jagabaya Condongcatur, Trisusetyanto mengatakan ada tambahan sekitar 89 bidang tanah di Kalurahan Condongcatur yang kini juga terdampak pembangunan Tol Jogja-Solo.
Padahal sebelumnya sudah ada sekitar 250 bidang tanah yang terdampak di Kalurahan Condongcatur. Kini total sekitar 340 bidang tanah di Condongcatur yang bakal terdampak tol.
"Awalnya sekitar 250, penambahan ini ada sekitar 89, itu pun kita belum tahu di lapangannya [lahan tambahan mana]," kata Sus, sapaan akrabnya, ditemui pada Rabu (17/7/2024).
BACA JUGA: Lahan Terdampak Tol Jogja Solo Ruas Trihanggo-Junction Sleman: Relokasi SDN Nglarang Menunggu Lelang
Adapun, tambahan bidang tanah tersebut, berada baik di selatan maupun utara Ring Road maupun di utara ring road. Praktis tambahan bidang tanah ini membuat tahap pengukuran akan kembali dilakukan di bidang-bidang tanah tambahan.
"Untuk yang Condongcatur bidangan [tanahnya] kecil-kecil. Kayak yang di Perumnas itu kan kecil-kecil. Terus yang untuk depan UPN itu juga lebar kecil-kecil, ruko-ruko itu," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.