UMKM Perempuan Solo Dapat Bantuan Alat Jahit dari BI, Ini Harapan Wawali Astrid
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
PLN UP3 Yogyakarta memberikan pelatihan kerajinan kayu laut, pengolahan lidah buaya, dan pelatihan ecoprint dari bahan alami kepada masyarakat Dusun Baros, Trihargo, Kretek pada 15-17 Juli 2024. Ist
Harianjogja.com, BANTUL–Untuk meningkatkan produktifitas masyarakat pesisir Bantul, PLN UP3 Yogyakarta memberikan pelatihan kerajinan kayu laut, pengolahan lidah buaya, dan pelatihan ecoprint dari bahan alami kepada masyarakat Dusun Baros, Trihargo, Kretek, Bantul, pada 15-17 Juli 2024.
Pada kegiatan yang diinisasi bersama Keluarga Pemuda Pemudi Baros (KPPB) dengan dana Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN ini, juga dilaksanakan sosialisasi tentang ketenagalistrikan kepada peserta pelatihan, oleh Srikandi PLN UP3 Yogyakarta.
BACA JUGA: PLN Ajukan 3 Triliun PMN 2025 Untuk Bangun Kelistrikan Daerah Terpencil
Kegiatan yang dibuka oleh Manager PLN ULP Bantul, Kemas Ferri Rahman dihadiri oleh Nofi Yuriyanto Analis Program Pembangunan Kapanewon Kretek, Novita Ardiyansari, Kasi Kemakmuran Kalurahan Trihargo, Petrus Sih Nugroho Kepala Dukuh Baros, Pemerintah Kapanewon Kretek, Srikandi PLN UP3 Yogyakarta, Pengurus KPPB, dan Masyarakat Padukuhan Baros.
"Kegiatan ini diisi oleh pemateri dari PLN ULP Bantul, yang memang berfokus pada berbagai pelatihan kerajinan, yang dapat menunjang perekonomian masyarakat, terutama dalam pemanfaatan bahan-bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar," kata Kemas, Senin (15/7/2024)
Sosialisasi kelistrikan yang diberikan oleh PLN ULP Bantul berisi tentang pemahaman batasan tanggung jawab PLN dan pelanggan serta pengetahuan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sosialisasi ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat mengenai K3 dan layanan PLN.
Pundhi Nugrohojati, Manager PLN UP3 Yogyakarta menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan ini merupakan hasil dari kolaborasi antara PLN dengan Masyarakat Padukuhan Baros terutama komunitas anak muda yang tergabung dalam KPPB dan juga sebagai bentuk komitmen PLN untuk turut serta meningkatkan kemandirian ekonomi melalui sektor kerajinan tangan masyarakat.
"PLN dengan Masyarakat Baros berkolaborasi, agar bagaimana kekayaan alam sekitar bisa dimanfaatkan sepenuhnya untuk maslahat masyarakat, terlebih untuk hal yang memiliki nilai ekonomi. Dan TJSL PLN melalui Program PLN Peduli, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menambah pengetahuan, yang implikasinya untuk meningkatkan perekonimian masyarakat," ujar Pundhi.
Pundhi juga berharap dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Padukuhan Baros, dan dengan adanya sosialisasi diharapkan masyarakat lebih terbuka akan manfaat dan bahaya listrik.
"Kami berharap masyarakat melanjutkan apa yang sudah diajarkan pada pelatihan ini, dan di masa mendatang kegiatan positif ini bisa diteruskan ke generasi selanjutnya. Tentu Kami berharap masyarakat bisa semakin bijaksana memanfaatkan energi listrik, dan bagaimana masyarakat dapat turut serta menjaga kehandalan listrik di sekitar tempat tinggalnya," tutur Pundhi.
Nofi Yuriyanto, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada PLN karena telah melaksanakan kegiatan ini dan berharap kegiatan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Padukuhan Baros.
“Harapannya dengan kegiatan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Padukuhan Baros serta semoga kegiatan ini bisa mengurangi pengangguran di Padukuhan Baros. Selanjutnya juga dari kapanewon Kretek menginginkan keberkelanjutan kegiatan ini," ungkap Nofi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
103 orang dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 140 orang masih dalam pencarian SAR.
Jelang World Rabies Day, Mirjawal mengingatkan pentingnya mencuci luka dan segera ke fasilitas kesehatan setelah gigitan atau cakaran hewan.
Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. Kapal sempat melaporkan cuaca buruk dan kondisi miring.
PGI mengecam kekerasan terhadap warga sipil di Papua dan mendesak penghentian kekerasan serta pembukaan ruang dialog kemanusiaan.
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.