Dana Darurat Gunungkidul Rp8,6 Miliar Utuh, Baru Terpakai Rp459 Juta
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Ilustrasi DPRD
Harianjogja.com, SLEMAN—Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Setda Sleman, Suparmono memastikan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo telah berkirim surat ke Gubernur DIY untuk pelantikan Anggota DPRD Sleman 2024-2029. Rencananya pelantikan dilaksanakan pada 12 Agustus 2024 mendatang.
“Pasca ada kiriman surat dari KPU, langsung dilakukan penelitian terhadap berkas-berkas persyaratan pelantikan dewan yang baru. Adapun hasilnya semua dinyatakan lengkap sehingga langsung diusulkan ke Gubernur,” kata Pram, sapaan akrabnya, Sabtu (20/7/2024).
Menurut dia, usulan untuk pelantikan anggota DPRD Sleman hasil Pemilu 2024 sudah dikirimkan pada Kamis (18/7/2024). Didalam surat ini tidak hanya berisi tentang pelantikan, tapi juga permohonan untuk pemberhentian pimpinan dan anggota DPRD yang lama.
“Jadi ada tiga surat. Satu untuk pelantikan dewan baru, sedangkan duanya berkaitan dengan pemberhentian pimpinan dan anggota dewan yang lama,” katanya.
Rencananya pelantikan anggota dewan baru dilaksankaan pada 12 Agustus 2024. Untuk kelancaran prosesi, pihak bagian pemerintahan akan berkoordinasi dengan Kesekretariatan DPRD.
“Jadinya semua persyaratan sudah beres dan tinggal persiapan untuk proses pelantikan. Mudah-mudahan semua lancar,” kata Pram.
Sebelumnya diberitakan, Anggota KPU Sleman Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlisoh mengatakan, sebelum pelantikan anggota DPRD Sleman dilaksanakan, para caleg terpilih diwajibkan menyerahkan sejumlah persyaratan untuk pelantikan. Salah satunya laporan LHKPN dari KPK menjaadi syarat wajib yang harus dipenuhi.
Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang No.10/2016 tentang Pemilihan Gubernur Wakil Gubernur, Nupati Wakil Bupati dan Walikota Wakil Walikota. Di pasal 52 ayat 3 diatur bahwa calon terpilih yang tidak menyerahkan LHKPN maka tidak akan diusulkan untuk dilantik sebagai anggota DPRD Sleman.
Meski demikian, Aan memastikan 50 anggota DPRD terpilih telah menyerahkan LHKPN dari KPK. “Semua sudah menyerahkan dan juga sudah kami proses untuk pengusulan pelantikan ke gubernur,” kata Aan.
Dia menjelaskan, untuk pelantikan sudah menyerahkan berkas yang dibutuhkan ke bagian Pemerintahan Setda Sleman. Sesuai dengan ketentuan, prosesnya akan dikirim ke Gubernur DIY melalui Bupati Sleman. “Sudah kami urus semua dan tinggal menunggu pelantikannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Zulhas menegaskan pasar karbon nasional harus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan sekaligus menjaga kelestarian hutan Indonesia.
OJK menyebut scam digital mengancam kepercayaan publik. Hingga Juni 2026, IASC menerima lebih dari 608.000 laporan dengan Rp674 miliar berhasil diamankan.
Tim SAR Gabungan menemukan bocah yang terseret ombak di Pantai Gua Cemara dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Bugel, sekitar 13 kilometer dari lokasi kejadi
Kemendikdasmen menyampaikan masukan kepada BGN untuk memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis, termasuk distribusi dan sasaran penerima.
Kemenaker menaikkan Program Magang Nasional Angkatan II menjadi 150.000 peserta pada 2026 dan memperluas akses bagi lulusan profesi dan penyandang disabilitas.