Ribuan Warga Saksikan Pementasan Upacara Adat

Sunartono
Sunartono Sabtu, 20 Juli 2024 23:57 WIB
Ribuan Warga Saksikan Pementasan Upacara Adat

Warga menyaksikan pementasan upacara adat. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Festival Adat Tradisi kembali digelar di wilayah DIY. Kali ini perhelatan budaya itu diselenggarakan di Lapangan SD Negeri, Sentolo Kulonprogo, Sabtu (20/7/2024). Ribuan warga menyaksikan pementasan upacara adat yang dilakukan perwakilan kabupaten dan kota di DIY.

Adapun sejumlah upacara adat yang ditampilkan antara lain Upacara Adat Mundhut Tirto Wening Sumurtiban Dusun Kentingan, Sleman, Upacara Adat Nyadran Sendang Logantung, Gunungkidul, Laku Jalma dari Kota Jogja, Upacara Tingkep Kitri dari Kulonprogo dan Upacara Adat Baritan Praon Cawan, Bantul.

BACA JUGA : Upacara Adat Suran Mbah Demang, Ajak Teladani Nilai Luhur Ki Demang Cokrodikromo

Sejumlah pementasan itu merupakan upacara adat yang selama ini sudah berkembang di tegah masyarakat. Para peserta memberikan penampilan terbaik karena dikemas dalam bentuk kompetisi.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dian Lakshmi Pratiwi mengatakan para peserta yang ikut dalam festival di tingkat DIY ini telah melalui tahapan seleksi berjenjang mulai dari kalurahan hingga kapanewon kemudian mewakili kabupaten dan kota. Festival adat tradisi merupakan kegiatan rutin tahunan yang melibatkan kelompok masyarakat di lima kabupaten dan kota di DIY.

Dian berharap upacara adat tradisi yang ditampilkan ini tidak hanya sekadar menjadi tontonan yang menghibur, namun juga menjadi tuntunan bagi masyarakat. Karena banyak nilai atau pesan yang bisa dipetik dalam setiap upacara adat.

"Banyak pesan tuntunan dari pementasan upacara adata ini, mulai dari nilai kekeluargaan, kebudayaan, pelestarian lingkungan termasuk pelestarian budaya, kemudian kegotongrongan hingga penghormatan terhadap leluhur," katanya Sabtu.

Kepala Dinas Kebudayaan Kulonprogo Eko Pranyoto menambahkan festival adat tradisi, selain dapat melestarikan budaya sekaligus membangun DIY agar lebih sejahtera serta merajut kebersamaan karena banyak warga yang terlibat dalam event tersebut. Kegiatan itu juga mendorong seni tradisi berkembang pesat di wilayah DIY sehingga menjadi tontonan yang menarik dan mengandung banyak pesan positif.

Oleh karena itu ia mendukung Dinas Kebudayaan DIY dalam menggelar festival upacara adat menampilkan potensi empat kabupaten. Potensi ini harus ditangkap demi lestarikan adat budaya. Selain itu melalui event juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. "Saya mendukung karena memiliki makna mendalam bagi kelestarian budaya khususnya di DIY," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online