Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta tengah berduka. Salah satu putri terbaiknya yang hampir merampungkan studinya di kampus, dinyatakan berpulang usai mengalami insiden kecelakaan.
Mendiang adalah Ulfiah Fadilah, mahasiswi Unisa yang berpulang beberapa waktu lalu. Kepala Biro Humas dan Protokol Unisa Yogyakarta, Sinta Maharani mengungkapkan bila mendiang meninggal dunia karena insiden kecelakaan. "Iya mahasiswa Ulfiyah meninggal karena kecelakaan," kata Sinta pada Kamis (25/7/2024).
Insiden kecelakaan yang dialami almarhumah terjadi pada Sabtu (20/7/2024) sekitar dini hari. Mendiang mengalami kecelakaan tak jauh dari RSI Hidayatullah. "Kecelakaannya dekat RSI Hidayatullah, dekat UTY kampus 3 tapi pasnya dimana kurang tahu," lanjutnya.
Pasca kejadian, korban segera dirawat ke RSI Hidayatulloh sebagai layanan rumah sakit terdekat. Namun mendiang dinyatakan berpulang dan selanjutnya diberangkatkan ke Manado.
"Dari saat di RSI Hidayatullah sampai proses pemberangkatan dari rumah sakit, pihak Prodi Keperawatan Anestesiologi terlibat aktif, jenazah di berangkatkan ke Manado dengan pesawat," tandasnya.
Sosok Fadilah merupakan mahasiswi semester 8 Prodi Keperawatan Anestesiologi di UNISA Yogyakarta. Mendiang sejatinya telah merampungkan Tugas Akhir dan seharusnya akan melanjutkan tahap uji kompetensi agar bisa diwisuda.
"Almarhumah sudah selesai Tugas Akhir, namun belum melakukan uji kompetensi sehingga belum akan wisuda," tandasnya.
Akan tetapi Tuhan berkehendak lain, Fadilah kini berpulang dan meninggalkan duka mendalam bagi orang-orang yang ditinggalkan.
"Kami keluarga besar Universitas Aisyiyah Yogyakarta menyampaikan rasa bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rahmatullah salah satu mahasiswa kami dari Program Studi Keperawatan Anestesiologi. Semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini," tandasnya.
Terkait kasus tersebut, saat ini kepolisian masih mendalami kasus kecelakaan yang menimpa Ulfiah Fadilah. Pasalnya, beredar kabar kecelakaan tersebut akibat korban menghindari aksi klitih.
Kapolresta Jogja, Kombes Pol Aditya Surya Dharma menjelaskan saat kecelakaan terjadi korban berboncengan dengan seorang temannya, berinisial MS. Kecelakaan terjadi saat MS dan korban diduga menghindari orang yang tengah membawa senjata tajam (sajam) jenis pedang atau parang.
Saat itu, terduga pelaku yang berjumlah dua orang berteriak-teriak di tengah jalan dan salah satunya mengacungkan sajam. Polisi masih mendalami kasus ini. "Berdasarkan hasil penyelidikan didapatkan keterangan bahwa kendaraan korban itu menghindari adanya dua orang. Yang satu menggunakan sajam teriak-teriak di tengah jalan,” kata Aditya kepada awak media.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.