KPU Bantul Dorong Partisipasi Pemilih Disabilitas di Pilkada 2024 dengan Berbagai Pendekatan

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Jum'at, 26 Juli 2024 13:37 WIB
KPU Bantul Dorong Partisipasi Pemilih Disabilitas di Pilkada 2024 dengan Berbagai Pendekatan

Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara

Harianjogja.com, BANTUL--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul mendorong partisipasi pemilih disabilitas dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang. KPU Bantul berupaya melakukan berbagai pendekatan untuk tingkatkan partisipasi pemilih disabilitas.

Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Bantul, Wuri Rahmawati menyampaikan hingga saat ini proses pencocokan dan penelitian (Coklit) Pilkada 2024 telah rampung. Meski begitu, masih ada rapat pleno yang akan menetapkan daftar pemilih hasil pemutakhiran yang akan dilakukan awal Agustus 2024. Karena itu, menurut Wuri, pihaknya belum dapat memetakan jumlah pemilih disabilitas pada Pilkada tahun ini.

Meski begitu menurut Wuri, pihaknya terus berupaya meningkatkan partisipasi pemilih disabilitas saat Pilkada 2024 melalui berbagai pendekatan.

Dia menyampaikan pihaknya telah melakukan sosialisasi pendidikan pemilih sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi ke penyandang disabilitas melalui komunitas di tingkat kabupaten, kapanewon maupun kalurahan. Dia menuturkan KPU Bantul dalam sosialisasi pendidikan pemilih telah menghadirkan interpreter, sehingga penyandang disabilitas dapat mengakses seluruh informasi yang disajikan dalam sosialiasi tersebut.

Selain itu, menurutnya sosialiasi pendidikan pemilih juga dilakukan melalui sosial media KPU Bantul.

"Kami mengupayakan produksi konten di media sosial yang aksesibilitas bagi difabel, khusunya tuli," ujarnya, Jumat (26/7/2024).

BACA JUGA: Potensi Kerawanan TPS untuk Pilkada Bantul 2024 Mulai Dipetakan

Dia menuturkan konten audio visual terkait pendidikan pemilih disajikan dengan menyertakan subtitle, sehingga diharapkan penyandang disabilitas tuli dapat mengaksesnya.

"Kami mendorong difabel telah terdaftar sebagai pemilih [Pilkada]. Selain itu, KPU Bantul juga mendorong agar mereka telah terdata sesuai ragam disabilitasnya saat proses coklit," ujarnya.

Dia pun memastikan seluruh pemilih disabilitas akan diakomodir agar dapat memilih saat Pilkada. Mereka akan difasilitasi alat bantu agar tetap dapat memberikan hak pilihnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online