Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Ilustrasi sejumlah wisatawan mengunjungi kawasan wisata Museum Gunung Merapi sebelum museum tersebut direhab./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kebudayan atau Kundha Kabudayan Sleman menargetkan Museum Gunung Merapi di Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem bisa dibuka kembali di akhir tahun ini. Dikarenakan adanya perbaikan, kawasan museum tersebut sudah ditutup sejak 2023 lalu.
Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Edy Winarya mengatakan proses perbaikan Museum Gunung Merapi masih berlanjut hingga saat ini. Adapun perbaikan sudah dilakukan sejak 2023 lalu dengan alokasi sekitar Rp7 miliar. “Sekarang masih ada perbaikan dan mudah-mudahan bisa cepat selesai,” kata Edy, Jumat (26/7/2024).
Dia menjelaskan, perbaikan harus dilakukan karena ada beberapa kerusakan mulai dari plafon maupun keretakan pada konsruksi bagunan dasar. Kondisi ini membahayakan pengunjung dan pada saat hujan sering terjadi kebocoran. “Makanya dilakukan perbaikan sejak 2023 lalu,” katanya.
Selama perbaikan langsung, dia mengakui Museum Gunung Merapi ditutup alias tidak menerima kunjungan. Hingga saat ini, masih belum dibuka, tapi harapannya di akhir tahun sudah bisa beroperasi dengan normal. “Keberadaan museum juga menjadi destinasi wisata edukasi tentang Gunung Merapi. Jadi, harapannya perbaikan bisa segera terselaikan dan mulai akhir tahun sudah kembali bisa dibuka,” katanya.
Edy mengungkapkan, alasan menutup museum untuk mempermudah dalam proses perbaikan. Di sisi lain, juga untuk menjaga keselamatan pengunjung. “Daripada saat perbaikan ada yang jatuh terus mengenai pengunjung malah jadi repot. Makanya Selama perbaikan diliburkan,” katanya.
BACA JUGA: Dianggarkan Rp5,2 Miliar, Perbaikan Museum Gunung Merapi Berlanjut di Tahun Ini
Diberitakan sebelumnya, perbaikan Museum Gunung Merapi tahap II akan segera dimulai. Subkoordinator Kelompok Subtansi Bangunan Gedung Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Rakhmadi mengatakan perbaikan tahap II Museum Gunung Merapi merupakan salah satu program pembangunan fisik yang dilakukan Pemkab Sleman di tahun ini.
Adapun, tahapan sudah selesai lelang dan diperkirakan proses pengerjaan bisa dimulai di awal Agustus nanti. “Masih dalam tahapan masa sanggah. Tetapi, rencana kami mulai 1 Agustus sudah dikerjakan,” kata Rakhmadi.
Dia menjelaskan, untuk rehab tahap II dialokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar (Rp5.235.211.550). Rencananya perbaikan menyasar ke rehab plafon, lantai, pengecatan interior dan eksterior hingga mekanikal eletrik di museum. “Sudah ada programnya sesuai dengan yang telah direncanakan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Promo DAMRI YIA-Jogja Rp50.000 diperpanjang hingga September 2026. Simak titik layanan dan jadwal keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 5 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 5 September 2026 tersedia 5 perjalanan PP. Cek jam keberangkatan dan informasi lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 5 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.