Progres Tol Jogja-Solo Tembus 85 Persen, Ruas Sleman Segera Tersambung
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Suasana laga uji tanding PSS Sleman melawan Persita di Lapangan YIS, Sleman pada Jumat (26/7/2024) sore./Istimewa -- PSS
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman harus mengakui keunggulan sang tamu Persita Tangerang usai kalah dengan skor 1-2 dalam laga uji tanding pramusim. Dalam pertandingan tersebut La Viola berhasil mengejar ketertinggalan dari PSS Sleman yang sempat unggul di babak pertama.
Super Elja bukan tanpa perlawanan di laga ini. PSS sempat unggul di babak pertama melalui gol pemain mudanya, Hokky Caraka. Penyerang asal Ponjong, Gunungkidul tersebut berhasil mencetak gol pada menit ke-26 setelah menerima umpan terobosan gelandang anyar PSS Sleman, Moon Chang Jin.
Tertinggal satu gol, Persita lantas memberikan perlawanan ketat di babak kedua. La Viola berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan dari Ryuji Utomo menit ke-66 yang memanfaatkan sepak pojok.
Puncaknya pada menit ke-77, Persita justru mengembalikan keadaan melalui Jack Brown. Jack berhasil memanfaatkan kemelut di kotak penalti hingga membubuhkan gol. Skor 1-2 bertahan hingga akhir untuk kemenangan tim tamu.
Menanggapi kekalahan ini, bek kanan PSS Sleman, Phil Ofosu-Ayeh menyebut dirinya merasa senang dan menikmati penampilan pertamanya bersama Super Elja. Pertandingan ini menurut Phil menjadi momen yang luar biasa baginya.
"Cuaca sedikit panas memang, namun hal tersebut tidak mengurangi kenyamanan saya bermain di sore ini. Atmosfer pertandingan sangat bagus dan saya benar-benar menikmati jalannya pertandingan," kata Phil usai pertandingan di Lapangan YIS, Sleman, Jumat (26/7/2024).
BACA JUGA: Ratusan Ribu Remaja Indonesia Terlibat Judi Online dengan Transaksi Rp282 Miliar
Eks pemain liga utama Swedia ini menilai PSS sudah bermain bagus di babak pertama. Sayangnya, permainan apik tersebut tidak dimunculkan lagi di babak kedua yang akhirnya berujung kekalahan.
"Di babak pertama permainan kami lebih baik dari tim lawan. Sayang di babak kedua permainan kami malah menurun. Kami kalah cepat dalam perebutan bola. Kebobolan gol pertama karena kesalahan sendiri dari situasi sepak pojok," katanya.
Pada Gol kedua lawan, Phil beranggapan jika gol itu tak bisa dilepaskan dari unsur ketidakberuntungan. Tim kata Phil salah dalam membaca situasi di dalam kotak penalti. Terlepas dari hasil pertandingan yang tidak berbanding lurus sesuai harapannya, Phil mengaku tetap optimis tim akan menjadi lebih baik ke depannya.
"Hasil pertandingan yang mengecewakan tentunya. Namun saya tetap optimistis kami terus membangun tim ini menjadi lebih baik. Saya yakin waktu yang baik akan segera datang," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.