Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Foto ilustrasi anak-anak - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY mengajak segenap elemen dan individu untuk menjadi aktor dalam melindungi hak-hak anak. Setiap orang diharapkan bisa meningkatkan kesadaran akan hak-hak anak di berbagai lini, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan tempat anak-anak tumbuh dan berkembang.
Paniradya Pati Kaistimewan Aris Eko Nugroho mengatakan, kesadaran akan hak anak sangat penting karena setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang secara optimal. Itu disampaikannya dalam peringatan Hari Anak Nasional 2024 pada Kamis (1/8/2024).
“Anak-anak harus diajak untuk tidak hanya menjadi penerima hak, tetapi juga menjadi aktor dalam melindungi hak-hak mereka sendiri dan teman-teman sebaya," ujarnya.
BACA JUGA: Sudah Menyasar 31.252 Anak, Imunisasi Polio di Kulonprogo Diwarnai Penolakan Orang Tua
Aris menuturkan, salah satu hasil yang diharapkan dari Hari Anak Nasional adalah tersosialisasinya informasi yang lebih luas tentang hak-hak anak kepada masyarakat. Dengan pengetahuan yang lebih baik tentang hak-hak ini, harapannya partisipasi masyarakat dalam melindungi anak-anak juga dapat meningkat.
“Peningkatan ini termasuk dalam hal melaporkan berbagai kasus yang mengancam hak-hak anak. Bersama-sama, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi pertumbuhan anak-anak,” imbuhnya.
Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kuncoro Cahyo Aji mengatakan, tujuan kegiatan memperingati Hari Anak Nasional ialah untuk mendorong kesadaran dan komitmen berbagai pihak tentang pentingnya perlindungan dan pemenuhan anak. Beragam kegiatan yang dilakukan juga melibatkan peran keluarga, sekolah, dan lingkungan.
“Peringatan Hari Anak Nasional menjadi sebuah momentum yang baik dalam upaya kolaborasi yang melibatkan Pemda DIY dan juga seluruh mitra dan komunitas yang terlibat, guna mencapai tujuan pemenuhan hak dan perlindungan anak dan remaja sebagai generasi emas,” ungkapnya.
Pada acara ini dilakukan pula Deklarasi Menciptakan Lingkungan yang Sehat bagi Anak dan Melindungi Anak dari Dampak Perubahan Lingkungan. Kuncoro menjelaskan, selain menumbuhkan kesadaran dan pemahaman atas dirinya, anak dan remaja juga diharapkan mampu memiliki kesadaran dan kepedulian bagi lingkungan dan komunitasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.
Thailand lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Vietnam. Indonesia masih berebut tiket final dari Grup A.