Nilai Tukar Petani DIY Turun, Biaya Produksi Kian Menekan
NTP DIY turun 2,89 persen pada April 2026. Kenaikan biaya produksi disebut menekan keuntungan petani.
Foto ilustrasi La Nina - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah Daerah (Pemda) DIY sudah bersiap mengantisipasi terjadinya La Nina.
Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana mengatakan Pemda DIY mewaspadai potensi ini. Kerja sama dilakukan bersama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY.
Menurutnya update dari BMKG segera dikomunikasikan dengan dinas terkait. Khususnya ke pelaku pertanian. Diharapkan La Nina tidak berdampak signifikan pada pertanian. "Kami mewaspadai potensi La Nina," ucapnya, Kamis (8/8/2024).
Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY, Yuna Pancawati mengatakan pemerintah mendorong untuk menumbuhkan pola tanam yang semakin bagus. Seperti strategi penanaman dengan electrifying.
Ketahanan pangan DIY, kata Yuna, juga terus diupayakan dengan gerakan pasar murah. Berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY.
"Penanaman dengan electrifying ini juga menjadi salah satu upaya dari teman-teman," ungkapnya.
BACA JUGA: Jutaan Warga Kelas Menengah di Indonesia Turun Kasta, LPEM UI: Daya Beli Terus Tergerus
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Herum Fajarwati mengatakan La Nina yang terjadi tahun ini diperkirakan tidak terlalu basah. Sehingga diharapkan sektor pertanian tetap bisa tumbuh di triwulan III 2024. "Diharapkan pertanian tumbuh di triwulan III," kata Herum.
Sebelumnya, Plt. Kepala DPKP DIY, R. Hery Sulistio Hermawan mengatakan petani diminta untuk memilih varietas yang tahan genangan. Serta selalu waspada terhadap serangan hama dan penyakit tanaman.
Dia menjelaskan potensi La Nina akan berdampak pada musim kemarau yang pendek sehingga ada kemungkinan hujan dengan intensitas rendah. "Di mana sesuai laporan BMKG sampai dengan September akan ada La Nina lemah," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
NTP DIY turun 2,89 persen pada April 2026. Kenaikan biaya produksi disebut menekan keuntungan petani.
Daftar mobil mesin di bawah 1.400 cc yang irit BBM dan pajak ringan cocok untuk keluarga muda dan pemakaian harian.
Spotify luncurkan Studio, aplikasi AI desktop yang bikin podcast & briefing personal dari kalender, email, dan catatanmu. Pesaing Google NotebookLM.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Kehadiran BNI dalam acara ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan layanan perbankan digital yang mudah diakses sekaligus relevan.
Refleksi 20 tahun gempa Bantul, Bupati Abdul Halim Muslih dorong penambahan sistem peringatan dini dan inovasi mitigasi bencana untuk masa depan lebih tangguh.