Bantuan India untuk Prambanan Disambut Baik, Pemda DIY Siap Bersinergi
India bantu konservasi Candi Prambanan. Dispar DIY optimistis kolaborasi ini perkuat pelestarian dan daya tarik wisata Jogja.
Foto ilustrasi La Nina - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah Daerah (Pemda) DIY sudah bersiap mengantisipasi terjadinya La Nina.
Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana mengatakan Pemda DIY mewaspadai potensi ini. Kerja sama dilakukan bersama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY.
Menurutnya update dari BMKG segera dikomunikasikan dengan dinas terkait. Khususnya ke pelaku pertanian. Diharapkan La Nina tidak berdampak signifikan pada pertanian. "Kami mewaspadai potensi La Nina," ucapnya, Kamis (8/8/2024).
Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY, Yuna Pancawati mengatakan pemerintah mendorong untuk menumbuhkan pola tanam yang semakin bagus. Seperti strategi penanaman dengan electrifying.
Ketahanan pangan DIY, kata Yuna, juga terus diupayakan dengan gerakan pasar murah. Berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY.
"Penanaman dengan electrifying ini juga menjadi salah satu upaya dari teman-teman," ungkapnya.
BACA JUGA: Jutaan Warga Kelas Menengah di Indonesia Turun Kasta, LPEM UI: Daya Beli Terus Tergerus
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Herum Fajarwati mengatakan La Nina yang terjadi tahun ini diperkirakan tidak terlalu basah. Sehingga diharapkan sektor pertanian tetap bisa tumbuh di triwulan III 2024. "Diharapkan pertanian tumbuh di triwulan III," kata Herum.
Sebelumnya, Plt. Kepala DPKP DIY, R. Hery Sulistio Hermawan mengatakan petani diminta untuk memilih varietas yang tahan genangan. Serta selalu waspada terhadap serangan hama dan penyakit tanaman.
Dia menjelaskan potensi La Nina akan berdampak pada musim kemarau yang pendek sehingga ada kemungkinan hujan dengan intensitas rendah. "Di mana sesuai laporan BMKG sampai dengan September akan ada La Nina lemah," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
India bantu konservasi Candi Prambanan. Dispar DIY optimistis kolaborasi ini perkuat pelestarian dan daya tarik wisata Jogja.
Ada 15 jenis colokan dunia! Indonesia pakai Type C & F, Amerika Type A, Inggris Type G. Kenapa tidak diseragamkan? Simak sejarah dan faktanya di sini.
Sampah mulai mencemari kawasan Jembatan Kabanaran Kulonprogo hingga masuk saluran irigasi. DLH mengingatkan PKL dan pengunjung lebih peduli kebersihan.
Celine Evangelista mengaku telah menikah lagi dengan pria saleh. Ia beralasan mengikuti sifat taghaful dalam Islam, cukup syiarkan ke keluarga dan sahabat terde
Viral! Messi adu mulut dengan wasit di Piala Dunia 2026 dan minta bicara sopan. Argentina tetap menang 3-1 atas Swiss dan melaju ke semifinal.
Marc Marquez menang MotoGP Jerman 2026 di Sachsenring, Alex Marquez crash di lap 10. Ogura dan Fernandez di podium. Simak hasil dan analisisnya.