Komisi A DPRD Jogja Dorong Seni Jalanan Dikurasi dan Punya Lokasi Khusus
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Penera dari UPT Metrologi Bantul menera alat timbang di Puskesmas Jetis, beberapa waktu lalu./Istimewa-UPT Metrologi Bantul
Harianjogja.com, BANTUL--Ada puluhan puskesmas pembantu (Pustu) yang rusak, anggota DPRD Bantul dorong optimalkan puskesmas induk selagi perbaikan Pustu dilakukan secara bertahap.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat ada puluhan Pustu yang rusak. Namun, hanya ada tujuh Pustu yang mendapat alokasi anggaran untuk diperbaiki tahun ini.
Anggota DPRD Bantul, Suradal mendorong agar Dinkes Bantul mengoptimalkan puskesmas induk yang ada.
"Per kapanewon sudah ada [puskesmas induk], harusnya itu dimaksimalkan kinerjanya," ujarnya, Jumat (9/8/2034).
Menurutnya perbaikan gedung puluhan Pustu tersebut akan memakan anggaran yang tinggi. Sementara menurutnya masih ada puluhan Pustu yang belum aktif beroperasi.
Dia berharap pelayanan di puskesmas induk dapat dioptimalkan selagi perbaikan Pustu dilakukan secara bertahap.
BACA JUGA: Puluhan Puskesmas Pembantu di Bantul Rusak, Dana Rehabilitasi Tunggu Pemerintah Pusat
"Peran puskesmas [induk] harus optimal, baru Pustu yang terbengkalai [tidak aktif] di kinerjanya dioptimalkan," ujarnya.
Dia mengaku peran Pustu di masa awal didirikan mampu memudahkan akses masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan. Dia pun menyayangkan beberapa waktu belakangan ada puluhan Pustu yang tidak aktif.
Sebelumnya Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinkes Bantul, Anugrah Wiendyasari menyampaikan rehabilitasi Pustu dilakukan agar mendekati prototipe Pustu sesuai ditetapkan Kementerian Kesehatan.
Dia menuturkan pihaknya akan kembali mengaktifkan seluruh Pustu yang ada tahun 2025. Hal itu menurutnya untuk mendukung Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP).
"Sekarang ada ILP, mau tidak mau semua Pustu harus diaktifkan kembali. Pelayanannya harus berjalan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.