KAI Bangun Jalan Baru 394 Meter di Stasiun Lempuyangan Jogja, 11 Rumah Dirobohkan
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.
Puskesmas Pembantu - ist/bantulkab.go.id
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat masih ada puluhan puskesmas pembantu (pustu) yang rusak. Sejauh ini baru ada tujuh puskesmas pembantu yang akan diperbaiki dari dana Pemerintah Pusat.
Dinkes Bantul mencatat ada 48 Puskesmas pembantu di Bantul. Dari jumlah tersebut ada 26 puskesmas pembantu dalam kondisi rusak berat, tiga ouskesmas pembantu dalam kondisi rusak ringan, 12 puskesmas pembantu dalam kondisi rusak sedang. Sementara ada tujuh puskesmas pembantu dalam kondisi baik.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinkes Bantul, Anugrah Wiendyasari menyampaikan kondisi tujuh puskesmas pembantu yang akan direhabilitasi tahun ini mengalami rusak sedang dan berat. Dia menuturkan tujuh puskesmas pembantu yang akan direhabilitasi mengalami kerusakan di lantai, dinding, atap dan plafon.
"Puskesmas pembantu direhabilitasi agar mendekati prototipe puskesmas pembantu sesuai yang ditetapkan Kementerian Kesehatan [Kemenkes]," ujarnya, Kamis (8/8/2024).
Dia menyampaikan ada beberapa puskesmas pembantu yang tidak aktif saat pandemi Covid-19. Hal itu menurutnya karena kunjungan ke puskesmas pembantu sempat sepi saat itu.
Dia menuturkan akan kembali mengaktifkan seluruh puskesmas pembantu yang ada pada 2025. Hal itu menurutnya untuk mendukung Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP).
"Sekarang ada ILP, mau tidak mau semua puskesmas pembantu harus diaktifkan kembali. Pelayanannya harus berjalan," katanya.
Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer, Ahmad Riyanto menyampaikan rehabilitasi ketujuh puskesmas pembantu tersebut dialokasikan dengan anggaran Pemerintah Pusat. "Anggaran dari Dana Alokasi Khusus [DAK] fisik," ujarnya.
Sebelumnya, menurutnya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul telah melakukan asesmen terlebih dahulu terhadap seluruh puskesmas pembantu rusak di Bantul.
Kemudian, akan diajukan permohonan dana rehabilitasi terhadap seluruh puskesmas pembantu tersebut. Nanti, Pemerintah Pusat akan menentukan puskesmas pembantu yang akan mendapatkan anggaran rehabilitasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.
Ombudsman menemukan dugaan kluster mewah di Lapas Cibinong, lengkap dengan fasilitas khusus. Pihak Ditjenpas masih melakukan pendalaman.
Kementerian PU mendapat anggaran 2027 Rp114,59 triliun. Konektivitas jalan dan jembatan menjadi sektor dengan alokasi terbesar.
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Volume sampah Sleman mencapai 15.429 ton hingga pertengahan September 2026. DLH mewaspadai risiko kebakaran saat musim kemarau.