Studi Kaspersky: Unggahan Anak di Medsos Bisa Jadi Celah Kejahatan
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
Ilustrasi anak-anak mengukur tinggi badan. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kapanewon Srandakan mengakui jika persoalan stunting masih jadi pekerjaan rumah besar. Pasalnya, kapanewon yang berbatasan dengan Kabupaten Kulonprogo tersebut mencatatkan jumlah stunting tertinggi di Bantul yakni mencapai 218 anak.
"Tingginya kasus stunting di Srandakan disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya adalah ; Kemiskinan, kurangnya pengetahuan masyarakat, dan masih spekulatif program penanganan stunting yang dilaksanakan oleh pemerintah kapanewon," kata Panewu Srandakan, Sarjiman, Sabtu (10/8/2024).
Untuk menekan angka stunting di wilayahnya, Sarjiman mengaku melakukan sejumlah sosialisasi. Salah satunya adalah sosialisasi dengan pendekatan budaya yakni dengan pertunjukan ketoprak berjudul Genting Angsa, di depan kantor Kapanewon Srandakan, Sabtu (10/8/2024) malam.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Beredar Kabar Besaran Biaya Masuk Calon Taruna Akmil TNI
Untuk pementasan, kata Sarjiman, melibatkan jajaran pemerintah kapanewon, Kapolsek, Danramil, kepala puskesmas, hingga para lurah. Adapun ketoprak yang disutradarai oleh Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo tersebut menceritakan konflik suatu keluarga yang masih minim pengetahuan tentang permasalahan stunting.
"Keluarga tersebut masih menganggap stunting adalah hal ghaib alias hanya mitos belaka," lanjutnya.
Panewu Anom Srandakan, Karjiyem mengatakan tujuan dari diadakannya kegiatan pementasan ketoprak Genting Angsa ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terutama pada Remaja, Calon Pengantin, Ibu Hamil, dan Ibu dengan balita agar bisa mencegah terjadinya stunting se-dini mungkin.
"Pentas ketoprak ini termasuk dalam rangkaian acara Gelar Budaya dan UMKM Srandakan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu