Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Bendera Partai Golkar - ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Suharto Kembali dilantik menjadi Ketua DPD Golkar Kulonprogo. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Golkar DIY, Gandung Pardiman, di Kings Hotel Wates, Sabtu (10/8/2024). Ditargetkan Golkar menang dalam pilkada November mendatang.
Suharto sebelumnya telah menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kulonprogo sejak 2020. Namun pada Januari lalu ia mendapatkan sanksi dari internal partai. Sedangkan Plt ketua DPD Partai Golkar Kulonprogo dijabat oleh Lilik Syaiful Ahmad.
"Kepada Pak Suharto, saya ucapkan selamat. Saya akan mem-back up seluruh kegiatan yang dilakukan di Kulonprogo. Kepada Lilik, saya ucapkan terima kasih telah menjadi Plt antara Bulan Januari-Agustus," ujar Gandung.
Ia menjelaskan ketua definitif menjadi mandat dari organisasi dalam hal ini Partai Golar. Maka, keputusan penempatan ketua definitif harus didukung semua elemen Partai Golkar baik di tingkat kabupaten sampai ranting. “Kami menargetkan pilkada harus sukses. Mari sama-sama memenangkan Pilkada 2024,” katanya.
BACA JUGA: Golkar Tunggu Hasil Survei, PKB Tetap Usulkan Ahmad Basuki di Pilkada Kulonprogo 2024
Wakil Ketua Golkar DIY sekaligus Ketua Bapilu, John S Keban, menuturkan jabatan ketua definitif sudah sesuai dengan Undang-undang yang diturunkan dalam Peraturan KPU (PKPU). Golkar sebagai partai besar harus mengamankan agar aturan itu berjalan dengan baik.
Pelantikan Kembali Suharto juga menjadi bagian dalam pemenuhan amanat PKPU. "Kita tegas dalam hal ini, sehingga Pak Harto kita kembalikan sebagai ketua definitif. Sehingga proses ke KPU nanti bisa tegak lurus dengan Undang-undang dan PKPU," paparnya.
Keberadaan ketua definitive diharapkan dapat mempercepat kerja tim pilkada, agar koalisi dan bakal calon segera tercapai di Kulonprogo. Tim 9 Partai Golkar saat ini sudah bekerja dan akan segera berkoalisi untuk menentukan pasangan calon yang akan diusung.
Adapun proses persiapan pilkada Partai Golkar saat ini masih dalam survey bakal calon. “Saat ini sedang memasuki tahapan survei ketiga untuk melihat pemetaan pasangan calon. Nama-nama yang muncul Akhmad Basuki dan Sapardiyono. Juga Marija, mas Novida. Semua terkomunikasi dengan baik," ungkapnya.
Suharto mengaku akan menindaklanjuti semua proses tersebut untuk pemenangan pilkada. “Targetnya sebelum pendaftaran sudah ada pasangan calon dan komunikasi untuk koalisi. Kami tunggu rekomendasi dari DPP. Nama-nama sudah kami sampaikan dan terus berproses,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
John Herdman membawa ranking FIFA Indonesia dari posisi 122 ke 117. Bagaimana progres Garuda dibanding era Kluivert dan Shin Tae-yong?
BRI Peduli melatih 500 volunteer mengelola sampah jelang MotoGP Mandalika 2026 untuk mendukung kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Reservasi hotel di Jogja naik 5%-15% menjelang WJNC 2026. PHRI DIY menyebut okupansi 25%-40% dan berharap dampak wisatawan meluas.
7 mobil keluarga murah 2026 dengan kapasitas 7-8 penumpang. Harga mulai Rp144 jutaan, dari Sigra hingga Avanza.
Logo Dana Keistimewaan (Danais) masih banyak ditemukan dalam bentuk yang tidak seragam saat digunakan di berbagai media publikasi di DIY.