Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Bendera Partai Golkar - ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Suharto Kembali dilantik menjadi Ketua DPD Golkar Kulonprogo. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Golkar DIY, Gandung Pardiman, di Kings Hotel Wates, Sabtu (10/8/2024). Ditargetkan Golkar menang dalam pilkada November mendatang.
Suharto sebelumnya telah menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kulonprogo sejak 2020. Namun pada Januari lalu ia mendapatkan sanksi dari internal partai. Sedangkan Plt ketua DPD Partai Golkar Kulonprogo dijabat oleh Lilik Syaiful Ahmad.
"Kepada Pak Suharto, saya ucapkan selamat. Saya akan mem-back up seluruh kegiatan yang dilakukan di Kulonprogo. Kepada Lilik, saya ucapkan terima kasih telah menjadi Plt antara Bulan Januari-Agustus," ujar Gandung.
Ia menjelaskan ketua definitif menjadi mandat dari organisasi dalam hal ini Partai Golar. Maka, keputusan penempatan ketua definitif harus didukung semua elemen Partai Golkar baik di tingkat kabupaten sampai ranting. “Kami menargetkan pilkada harus sukses. Mari sama-sama memenangkan Pilkada 2024,” katanya.
BACA JUGA: Golkar Tunggu Hasil Survei, PKB Tetap Usulkan Ahmad Basuki di Pilkada Kulonprogo 2024
Wakil Ketua Golkar DIY sekaligus Ketua Bapilu, John S Keban, menuturkan jabatan ketua definitif sudah sesuai dengan Undang-undang yang diturunkan dalam Peraturan KPU (PKPU). Golkar sebagai partai besar harus mengamankan agar aturan itu berjalan dengan baik.
Pelantikan Kembali Suharto juga menjadi bagian dalam pemenuhan amanat PKPU. "Kita tegas dalam hal ini, sehingga Pak Harto kita kembalikan sebagai ketua definitif. Sehingga proses ke KPU nanti bisa tegak lurus dengan Undang-undang dan PKPU," paparnya.
Keberadaan ketua definitive diharapkan dapat mempercepat kerja tim pilkada, agar koalisi dan bakal calon segera tercapai di Kulonprogo. Tim 9 Partai Golkar saat ini sudah bekerja dan akan segera berkoalisi untuk menentukan pasangan calon yang akan diusung.
Adapun proses persiapan pilkada Partai Golkar saat ini masih dalam survey bakal calon. “Saat ini sedang memasuki tahapan survei ketiga untuk melihat pemetaan pasangan calon. Nama-nama yang muncul Akhmad Basuki dan Sapardiyono. Juga Marija, mas Novida. Semua terkomunikasi dengan baik," ungkapnya.
Suharto mengaku akan menindaklanjuti semua proses tersebut untuk pemenangan pilkada. “Targetnya sebelum pendaftaran sudah ada pasangan calon dan komunikasi untuk koalisi. Kami tunggu rekomendasi dari DPP. Nama-nama sudah kami sampaikan dan terus berproses,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta
Prabowo targetkan pembangunan 5.000 desa nelayan lengkap SPBU khusus, cold storage, dan fasilitas es batu hingga 2027.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
HUT ke-18 Harian Jogja, Transformasi dari Perusahaan Media Menuju Perusahaan Komunikasi Diperkuat