Petani Bantul Andalkan Sumur Bor Saat Kemarau Mulai Datang
Petani Bantul mulai mengandalkan sumur bor untuk mengairi sawah saat musim kemarau 2026 mulai berlangsung lebih kering.
Ilustari pendafataran CPNS online./menpan.go.id
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 sebanyak 378 formasi. Proses tahapan seleksi dimungkinkan akan dimulai pada akhir Agustus mendatang dengan pendaftaran dan seleksi berkas.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY Amin Purwani menjelaskan, moratorium penerimaan CPNS sudah berlangsung sejak tiga tahun terakhir. Maka ketika pemerintah pusat mengadakan penerimaan pihaknya mengusulkan formasi dengan jumlah banyak.
"Kami mengajukan 657 CPNS, kemudian yang disetujui hanya 378 formasi," kata Amin, Kamis (15/8/2024).
Adapun jabatan yang dibuka cukup beragam mulai dari tenaga kesehatan, administrasi, maupun tenaga teknis. Pihaknya mengaku masih menunggu tahapan detail yang akan diturunkan pemerintah pusat dalam waktu dekat ini.
"Ditunggu minggu depan ya, begitu siap langsung kami berikan pengumumannya," jelas dia.
BACA JUGA: Tahun Ini Pemda DIY Kekurangan Banyak ASN karena Pensiun, CPNS Bakal Dibuka
Amin menjelaskan, tidak ada syarat khusus dalam proses seleksi CPNS 2024 ini. Pelamar yang memenuhi kriteria pada formasi yang dibutuhkan bisa mendaftarkan diri. Pihaknya memastikan dalam waktu dekat detail formasi dan juga tahapan akan segera keluar.
"Dari pusat itu formasinya sudah minggu kemarin keluar. Cuma timelinenya dari panselnasnya belum, kami menunggu 1-2 hari ini," ungkapnya.
Menurut Amin, jumlah itu hanya khusus untuk formasi CPNS saja. Pada tahun ini pihaknya juga akan membuka penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dengan jumlah yang cukup besar pula.
"Yang P3K kami belum dapat informasi lebih lanjut tapi data sudah kami masukkan ke
KemenpaRB yang turun baru CPNS," katanya.
Amin menambahkan, 378 formasi yang dibuka itu dianggapnya belum sepenuhnya bisa menutupi posisi pegawai yang pensiun. Apalagi moratorium penerimaan PNS sudah tiga tahun terakhir diberlakukan.
"Kalau kami mengajukannya kan 500 lebih ya mudah mudahan bisa tertutupi dan nanti bisa dibantu dengan P3K juga," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani Bantul mulai mengandalkan sumur bor untuk mengairi sawah saat musim kemarau 2026 mulai berlangsung lebih kering.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.