Profil Irjen Ahrie Sonta, Mantan Ajudan Prabowo Jadi Tersangka Penyadapan Presiden
Irjen Ahrie Sonta Nasution merupakan lulusan Akpol 2002 yang pernah menjadi Sekpri Kapolri dan ajudan Presiden Prabowo.
Laboratorium PLTS. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah laboratorium berteknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dibangun untuk pertama kalinya di DIY yaitu di SMKN 2 Pengasih, Kulonprogo. Laboratorium ini akan menjadi sebagai sarana pembelajaran bagi pelajar SMK dari sekolah lain.
Laboratorium ini dibangun oleh Sarana Multi Infrastruktur melalui bantuan Tanggungjawab Sosial Lingkungan (TJSL). "Laboratorium PLTS ini merupakan yang pertama di DIY merupakan bantuan dari PT SMI. Kami membuka kesempatan bagi sekolah-sekolah lain di DIY untuk datang dan belajar pemanfaatan PLTS," kata Kepala SMKN 2 Pengasih Kulonprogo Sumarno Jumat (16/8/2024).
BACA JUGA : BRIN Berinovasi Bikin PLTS Terapung Bisa Berpindah Tempat
Laboratirum tersebut akan sangat bermanfaat bagi pembelajaran siswa. Karena siswa bisa belajar secara langsung terkait cara memanfaatkan sumber energi baru dan terbarukan (EBT). "Kami juga manfaatkan untuk laboratoirum listrik dan penerangan. Ini bisa dipakai siswa sekolah lain untuk belajar di sini,” katanya.
Assistant Vice President Unit TJSL PT SMI Hendriko Leonard Wiremmer mengatakan menggandeng dalam pengembangan laboratorium tersebut ia menggandeng Yayasan Bangun Bakti Pertiwi untuk mengelola. Laboratorium listrik PLTS ini dapat meningkatkan kapasitas siswa agar bisa berinovasi menjawab tantangan industri ekonomi hijau.
Selain untuk pembelajaran, penggunaanya bisa membantu mensuplai tenaga listrik PLN sehingga kebutuhan listrik menjadi lebih efisien. "Pengembangan PLTS sudah dilaksanakan di beberapa daerah di Indonesia. Tetapi khusus untuk pembangunan laboratorium PLTS baru di sekolah ini. Kami membangun untuk puskesmas, untuk sekolah juga di Malang tetapi bukan laboratorium," ujarnya.
Ia mengatakan jika selama ini banyak yang mengandalkan energi berbahan fosil maka harus membuat energi baru dan terbarukan. Salah satunya dengan pemanfaatan tenaga matahari melalui PLTS. Pihaknya juga memberikan bantuan dana pengembangan laboratorium PLTS untuk meningkatkan keterampilan siswa. "Agar lebih mengenal kemanfaatkan teknologi PLTS,” katanya.
BACA JUGA : SBI Perkuat Fokus Pada Efisiensi dan Inovasi Hadapi Tantangan Industri
Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikpora DIY Wasidi menilai bantuan laboratorium itu akan sangat bermanfaat bagi siswa sebagai sarana pembelajaran. Selain itu bisa dikembangkan sehingga pasokan listrik tidak selalu bergantung pada PLN. Ia pun mengapresiasi bantuan tersebut.
"untuk meningkatkan kualitas pendidikan tidak cukup mengandalkan dana dari pemerintah. Butuh dukungan dari pihak luar seperti yang dilakukan lewat program yang digulirkan swasta," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Irjen Ahrie Sonta Nasution merupakan lulusan Akpol 2002 yang pernah menjadi Sekpri Kapolri dan ajudan Presiden Prabowo.
Foto Gibran diturunkan saat audiensi Forum Kebangsaan DIY di DPRD DIY. Dewan menyebut aksi itu spontanitas peserta, bukan inisiatif mereka.
Sebanyak 11.129 peserta BPJS PBI Kulonprogo dinonaktifkan pada November 2026. Pemkab menyiapkan anggaran Rp19,8 miliar untuk jaminan kesehatan warga miskin.
Peserta KB aktif di Kota Jogja naik 9,54% hingga September 2026. Penggunaan MAL tumbuh 80,95% dibandingkan Desember 2025.
Puskesmas Girimulyo II Kulonprogo melayani hingga 150 pasien per hari saat imunisasi, tetapi masih menghadapi kekurangan tenaga kesehatan.
Donald Trump mengancam memveto inisiatif undang-undang Demokrat jika partai oposisi menguasai mayoritas Kongres AS.