Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kelompok mahasiswa KKN UNY memperlihatkan cara budi daya lele menggunakan galon bekas air mineral, di Degolan, Bumirejo, Lendah, beberapa waktu lalu./ist UNY
Harianjogja.com, KULONPROGO—Mahasiswa KKNM 18571 UNY menggagas upaya budi daya ikan dalam ember (Budikdamber) dan pembuatan krupuk lele. Program ini diharapkan bisa turut memberdayakan perekonomian masayrakat.
Kelompok ini terdiri dari Ramadhan Nanto, Nadya Kusuma Wardani, Satiti Siti Haryanto, Rizki Ali Farhan, Fikri Al Aziz, Welfiadyatma Agatha, Risma Nur Ichsanti, Kuncoro Aji Tri Purnama dan Mahaneshvara Dhavinta Hafshahna. Penempatan KKN kelompok ini di Dusun Degolan, Bumirejo, Lendah, Kulonprogo.
Penanggungjawab Kelompok KKNM 18571, Ramadhan Nanto, menjelaskan pembuatan krupuk lele ini berawal dari upaya budidaya ikan dalam ember dimana warga setempat menanyakan luaran ikan yang telah dibudidayakan. “Selain dikonsumsi sebagai lele goreng atau dijual pada pedagang pecel lele,” ujarnya, Senin (19/8/2024).
Jenis lele yang dibudidayakan adalah lele sangkuriang yang memiliki warna tubuh coklat kehitaman dengan bintik-bintik putih kecil di seluruh tubuhnya. Selain itu atas masukan warga Degolan yang punya limbah galon air mineral, maka media ember digantikan dengan galon tersebut.
Nadya Kusuma Wardani, mengatakan upaya budidaya ikan dalam ember ini dinamai Budikdamber, yaitu kegiatan budidaya ikan dan sayuran yang dilakukan secara terintegrasi dalam satu wadah. “Konsep utama budikdamber adalah menggabungkan prinsip akuaponik yaitu symbiosis mutualisme antara ikan dan tanaman,” paparnya.
BACA JUGA: Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Kulonprogo Cetak Sawah Baru 4,7 Hektare di Banjarsari
Budidaya ini sebagai peluang usaha rumahan, juga meningkatkan ketahanan pangan karena budikdamber menyediakan sumber protein dan sayuran segar dengan mudah dan murah. Selain itu, budikdamber juga hemat biaya karena tidak memerlukan lahan yang luas dan peralatan yang mahal.
Sedangkan untuk pembuatan kerupuk lele, Satiti Siti Haryanto, menuturkan bahan yang diperlukan meliputi daging lele fillet, tepung tapioka, bawang putih, garam dan sedikit penyedap. Cara membuatnya, pertama, lele dikukus lalu diambil dagingnya.
“Kemudian daging lele, tepung dan penyedap dijadikan satu lalu diblender. Setelah itu letakkan dalam wadah kotak, dipotong-potong dan dijemur hingga kering. Setelah itu baru digoreng dan disajikan,” ungkapnya.
Krupuk lele mengandung protein yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Selain itu juga mengandung kalsium yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi. Krupuk lele juga mengandung berbagai macam mineral dan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Salah satu warga Degolan, Ella mengatakan bahwa krupuk lele ini rasanya enak dan layak untuk dikonsumsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.
Penjualan Daihatsu kuartal III 2026 mencapai 37.167 unit, tumbuh 10%. Gran Max Series menjadi model dengan penjualan tertinggi.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.