Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kekeringan - Ilustrasi StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—DIY menghadapi musim kemarau yang diperkirakan akan berlangsung sampai Oktober mendatang. Ribuan tangki air terus didistribusikan sembari menunggu kepastian modifikasi cuaca dari Badan nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di lokasi kekeringan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Noviar Rahmad, menjelaskan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau masih terjadi sampai Oktober. “Sampai dasiran 3 Oktober masih kekeringan,” ujarnya, Senin (26/8/2024).
Sampai dengan akhir Agustus ini, ribuan tangka air telah didistribusikan di wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan, di tiga kabupaten yakni Gunungkidul, Kulonprogo dan Bantul. Gunungkidul merupakan wilayah yang terbanyak terdampak kekeringan.
“Gunungkidul sudah didropping yang dari kecamatan 2.000 tangki, kabupaten 800 tangki, jadi totalnya 2.800 tangki. Stok dari Gunungkidul masih ada. Dari Kulonprogo sudah dropping 23 tangki dan Bantul 25 tangki,” paaparnya.
Air yang didistribusikan tersebut masih berasal dari kabupaten dan kota masing-masing. Ia memastikan ketersediaan air masih sangat mencukupi untuk didistribusikan. “Sementara stok yang dari Dinas Sosial DIY juga masih ada 100 tangki. Sekarang masih dikover kabupaten-kota dulu,” ungkapnya.
Selain dropping air, BPBD DIY juga sudah berkoordinasi dengan BNPB untuk permintaan modifikasi cuaca. Namun hingga saat ini ia belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait kepastian rencana ini, karena jika situasinya tidak memungkinkan, maka modifikasi cuaca tidak bisa dilakukan.
Adapun pelaksana modifikasi cuaca nantinya langsung dari BNPB. “Masih dirapatkan di pusat. Karena perlu melihat situasi dulu, apakah ada awan yang bisa membuat titik-titik hujan atau tidak. Karena yang melakukan itu langsung dari BNPB,” kata dia.
Ia mengatakan modifikasi cuaca sudah dilakukan di beberapa daerah, namun ada yang berhasil dan tidak. “Kemaren yang dilakukan di Bojonegoro berhasil, di Wonogiri tidak berhasil. Karena tidak awan yang mengandung titik-titik hujan. Kita masih menunggu BNPB,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kajati DIY Sri Kuncoro menemui Wagub Paku Alam X untuk memperkuat sinergi dan siap mendampingi program Pemda DIY dalam aspek hukum.
Cristiano Ronaldo menyampaikan dukungan kepada Lionel Messi setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Aida Budiman sebagai Deputi Senior. DPR segera gelar fit and proper test.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.