Jadwal Pemadaman Listrik DIY Hari Ini, Sleman dan Bantul Terdampak
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Sejumlah orang yang mengatasnamakan Paguyuban Kawruh Budaya Yogyakarta melakukan aksi laku budaya di Makam Sawitsari UGM, Rabu (28/8/2024) sore. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah orang yang mengatasnamakan Paguyuban Kawruh Budaya Yogyakarta melakukan aksi laku budaya di Makam Sawitsari UGM, Rabu (28/8/2024) sore. Aksi budaya itu digelar sebagai bentuk keprihatian terhadap kondisi bangsa akhir-akhir ini dan mendoakan agar bangsa Indonesia semakin lebih baik ke depan.
Aksi itu digelar dengan berjalan tanpa alas kaki secara khidmat memasuki makam para guru besar UGM di Sawitsari, Depok, Sleman. Kelompok ini kemudian berhenti pada sebuah makam yang kemudian melanjutkan dengan ritual doa bersama sekitar 20 menit. Masih dalam posisi berbaris, peserta aksi kemudian kemudian berjalan dengan pelan keluar dari makam.
Koordinator Paguyuban Kawruh Budaya Ngayogyakarta Agus Sunandar mengatakan aksi itu digelar sebagai bentuk kritik melalui laku budaya. "Sebagai gerakan budaya teman Jogja, ini menjadi cara protes kami terhadap situasi negeri ini, kami mengadu. Orang Jogja yang kental dengan budaya, kami kritik dengan cara budaya, sopan, sehingga ritual mengadu di tempat di makam keluarga besar UGM," katanya.
Ia menuturkan, salah satu alasan memiliki Makam Sawitsari UGM karena di pemakaman tersebut bersemayam banyak tokoh bangsa, nasionalis sejati. Di mana selama hidupnya mereka sangat menjunjung tinggi demokrasi, etika moral dan adab dalam berbangsa dan bernegara.
"Kami mengeluh kepada mereka-mereka, karena kami sudah tidak punya lagi tempat mengeluh sehingga kami datang ke tempat ini untuk mengadukan," ujarnya.
Agus mengaku sengaja tidak mengerahkan banyak orang dalam kegiatan ritual budaya tersebut agar bisa berjalan dengan khidmat. "Sekaligus memberikan penghormatan dan berkeluh kesah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.