Hadapi Kemajuan Teknologi, PABI DIY Perkuat Kompetensi Dokter Bedah
PABI DIY periode 2026–2029 resmi dilantik dengan komitmen memperkuat kompetensi dokter bedah dan keselamatan pasien.
Sejumlah orang yang mengatasnamakan Paguyuban Kawruh Budaya Yogyakarta melakukan aksi laku budaya di Makam Sawitsari UGM, Rabu (28/8/2024) sore. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah orang yang mengatasnamakan Paguyuban Kawruh Budaya Yogyakarta melakukan aksi laku budaya di Makam Sawitsari UGM, Rabu (28/8/2024) sore. Aksi budaya itu digelar sebagai bentuk keprihatian terhadap kondisi bangsa akhir-akhir ini dan mendoakan agar bangsa Indonesia semakin lebih baik ke depan.
Aksi itu digelar dengan berjalan tanpa alas kaki secara khidmat memasuki makam para guru besar UGM di Sawitsari, Depok, Sleman. Kelompok ini kemudian berhenti pada sebuah makam yang kemudian melanjutkan dengan ritual doa bersama sekitar 20 menit. Masih dalam posisi berbaris, peserta aksi kemudian kemudian berjalan dengan pelan keluar dari makam.
Koordinator Paguyuban Kawruh Budaya Ngayogyakarta Agus Sunandar mengatakan aksi itu digelar sebagai bentuk kritik melalui laku budaya. "Sebagai gerakan budaya teman Jogja, ini menjadi cara protes kami terhadap situasi negeri ini, kami mengadu. Orang Jogja yang kental dengan budaya, kami kritik dengan cara budaya, sopan, sehingga ritual mengadu di tempat di makam keluarga besar UGM," katanya.
Ia menuturkan, salah satu alasan memiliki Makam Sawitsari UGM karena di pemakaman tersebut bersemayam banyak tokoh bangsa, nasionalis sejati. Di mana selama hidupnya mereka sangat menjunjung tinggi demokrasi, etika moral dan adab dalam berbangsa dan bernegara.
"Kami mengeluh kepada mereka-mereka, karena kami sudah tidak punya lagi tempat mengeluh sehingga kami datang ke tempat ini untuk mengadukan," ujarnya.
Agus mengaku sengaja tidak mengerahkan banyak orang dalam kegiatan ritual budaya tersebut agar bisa berjalan dengan khidmat. "Sekaligus memberikan penghormatan dan berkeluh kesah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PABI DIY periode 2026–2029 resmi dilantik dengan komitmen memperkuat kompetensi dokter bedah dan keselamatan pasien.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.
Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan dari Jogja ke Palur. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Antrean Ketapang-Gilimanuk mencapai 17 km. ASDP mengoperasikan 26 kapal, tetapi kapasitas dermaga masih menjadi kendala.
Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menyebut 138 orang jadi tersangka karhutla dan 68 perusahaan telah disegel.