Ombudsman Temukan Dugaan Pungli di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Ilustrasi kekeringan - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo mengusulkan penetapan status tanggap darurat kekeringan kepada penjabat bupati setempat setempat karena dampak kekeringan semakin meluas seiring banyaknya kelompok masyarakat mengajukan permohonan bantuan air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Kulonprogo Taufik Prihadi di Kulonprogo, Jumat, mengatakan wilayah terkena dampak kekeringan meliputi enam kapanewon yaitu Kokap, Samigaluh, Girimulyo, Nanggulan, Kalibawang, dan Pengasih.
"Meluasnya dampak kekeringan terlihat dari meningkatnya permintaan distribusi (dropping) air bersih dari masyarakat. Peningkatan tersebut dirasakan terutama dalam dua pekan terakhir," kata Taufik, dilansir Antara
Ia mengatakan BPBD Kulonprogo usulan tersebut diajukan mengingat dampak kekeringan yang semakin meluas di musim kemarau ini.
BPBD Kulonprogo telah menyalurkan sebanyak 38 tangki air bersih sepanjang Juli-Agustus ini. Setiap tangki mampu menampung sebanyak 5 ribu liter air.
"Jumlah tangki ini belum termasuk dengan bantuan air yang dilakukan pihak lain seperti Dinas Sosial, TNI, dan POLRI," katanya.
Menurut Taufik, adanya surat keputusan (SK) status tanggap darurat kekeringan, pihaknya bisa mengakses pos belanja tak terduga (BTT) dari APBD Kulonprogo.
"BTT digunakan untuk mendukung program dropping air bersih," katanya.
Selain itu, BPBD Kulonprogo juga terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak terkait skema bantuan air bersih. Koordinasi dilakukan dengan instansi pemerintah hingga pihak swasta yang memberikan bantuan.
"Perlu ada koordinasi agar proses dropping air bersih ke masyarakat tidak tumpang tindih," kata Taufik.
Namun demikian, kata Taufik, wilayah terdampak kekeringan pada 2024 ini mengalami penurunan dibandingkan 2023. Pada 2023, BPBD Kulonprogo mencatat sebanyak delapan kapanewon terdampak kekeringan.
"Kami berharap dampak kekeringan tidak semakin meluas," katanya.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan musim kemarau diprediksi berlangsung hingga September. Memasuki Oktober, hujan akan mulai turun meski baru di beberapa wilayah.
Ia mengatakan musim kemarau 2024 ini bersifat netral. Berbeda dengan kemarau 2023 yang terbilang sangat kering dan memicu terjadinya fenomena El Nino.
"Kalau sekarang kemaraunya bersifat lebih basah, tidak sekering tahun lalu," kata Dwikorita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.