Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Pelatihan yang dilakukan Disnakertrans Kulonprogo kepada dua keluarga yang akan diberangkatkan transmigrasi meliputi peningkatan keterampilan pertanian sampai perikanan./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, KULONPROGO—Transmigran asal Kulonprogo segera diberangkatkan ke daerah tujuannya, yaitu Sijunjung, Sumatra Barat setelah menjalani persiapan dan pelatihan. Kedua keluarga dari Kulonprogo itu masih menunggu jadwal pemberangkatan.
Persiapan pemberangkatan transmigran itu dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo. Berbagai pelatihan seperti kesiapan mental, adaptasi lingkungan baru, dan pengelolaan lahan serta pertanian di lokasi transmigrasi sudah diterima dua keluarga yang akan diberangkatkan itu.
Kepala Bidang Transmigrasi Disnakertrans Kulonprogo, Fita Maharani menjelaskan pada Rabu (4/9/2024) bahwa pemberangkatan dua keluarga ini akan dilakukan pada November mendatang. Dia memastikan di daerah tujuan transmigrasi itu sudah disediakan rumah hunian untuk mereka.
Selain rumah, Fitri juga menyebut transmigran juga akan mendapat dana bantuan keperluan sehari-hari selama 12 bulan pertama. "Lahan pertanian untuk usaha pokok mereka di daerah transmigrasi juga dipastikan siap," paparnya.
Fitri menyebut bantuan perlengkapan juga akan diberikan kepada dua keluarga transmigran ini, yaitu alat dapur, alat tidur, alat penerangan, alat pertukangan, alat pertanian hingga bantuan benih dan pupuk. "Nanti kami juga akan mengecek langsung kondisi daerah tujuan untuk memastikan semua bantuan dan dukungan di lokasi transmigrasinya," jelasnya.
Pemkab Kulonprogo juga akan memberikan bantuan modal, lanjut Fitri, sebesar Rp14 juta untuk masing-masing keluarga. Bantuan modal dalam bentuk uang tunai itu untuk memastikan keluarga transmigran tersebut dapat memaksimalkan potensi-potensi yang ada untuk meningkatkan kesejahteraannya.
BACA JUGA: Calon Transmigran asal Gunungkidul Mulai Jalani Pelatihan
Bekal keterampilan yang sudah diberikan Disnakertrans Kulonprogo, sambung Fitri, kepada transmigran ini dapat diimplementasikan dengan baik kedepannya. Bentuk pelatihan peningkatan keterampilan supaya meningkatkan penghasilan itu antara lain penggunaan alat pendukung pertanian, pengolahan lahan, perikanan, peternakan bahkan pembuatan pupuk dan pestisida, serta produksi tahu dan tempe.
Kepala Bidang Transmigrasi ini menyebut tujuan utama program ini adalah peningkatan taraf hidup pesertanya. "Berbagai upaya sudah kami lakukan dari pelatihan soft skill seperti latihan mental dan adaptasi, hingga hard skill misalnya pengelolaan perikanan sampai produksi tempe dan tahu, semua itu mesti dipraktikan semaksimal mungkin agar mereka semua sukses di dana.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Harga tiket Piala Dunia 2026 mulai turun di pasar resale setelah penjualan melambat dan kursi stadion belum penuh.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.