AFJ Ajak Peternak Gunungkidul Terapkan Kandang Bebas Sangkar
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja terus mengupayakan perekaman e-KTP bagi pemilih pemula dalam pilkada 27 November mendatang. Hingga saat ini, sebanyak 2.785 pemilih pemula belum melakukan perekaman.
Kepala Disdukcapil Kota Jogja, Septi Sri Rejeki, menjelaskan berdasarkan Pengelolaan Data Administrasi Kependudukan (PDAK), hingga Selasa (10/9/2024), sebanyak 2.785 pemilih pemula belum merekam e-KTP, dari total 321.952 pemilih pemula.
BACA JUGA : Pilkada 2024, KPU Jogja Intensifkan Jemput Bola untuk Perekaman e-KTP
Adapun progress perekaman e-KTP untuk pemilih pemula saat ini sudah sebanyak 319.167 pemilih pemula atau sebesar 99,13%. “Kami sudah jemput bola sampai setiap hari, setiap hari tiga tim. Saya di sekolah-sekolah se-DIY. Jadi ada yang warga Kota Jogja sekolahnya di Sleman dan sebagainya,” ujarnya, Rabu (11/9/2024).
Skeolah yang didatangi tersebut terdiri dari SMA dan SMK baik negeri maupun swasta. “Perekaman di sekolah, terus pengambilan e-KTP kita kerja sama dengan sekolah. Karena orangnya banyak, yang penting sudah terekam, masuk data dulu,” katanya.
Dalam pengambilan e-KTP, para siswa yang mengikuti perekaman bisa mengambil sendiri ke Disdukcapil Kota Jogja maupun diserahkan melalui sekolah masing-masing. “Kami punya nomor Whatsapp-nya, hubungannya dengan sekolah, yang sudah jadi siapa saja, untuk diambil,” paparnya.
Tidak hanya di hari kerja saja, pihaknya juga melakukan jemput bola di hari libur sabtu maupun minggu, termasuk besok saat hari H pemungutan suara. “Biasanya saya libur membuka layanan juga. Kalau ga nanti pas hari H pemilu juga saya buka layanan,” kata dia.
BACA JUGA : Disdukcapil Jogja Dorong Pelajar dan Warga Usia 16 Tahun Lakukan Perekaman KTP-El
Untuk pemilih pemula yang tinggal di luar DIY, DIsdukcapil Kota Jogja akan berkomunikasi dengan pemangku wilayah seperti Ketua RT setempat untuk memanggil pemilih pemula tersebut. “Alhamdulillah kemaren yang di Umbulharjo, sekali sosialisasi, warga disurati langsung datang ke Disdukcapil, itu ada yang dari Tangerang,” ujarnya.
Adapun pada pelaksanaan pemilu Februari lalu, ia mngakui tidak 100% pemilih pemula sudah merekam e-KTP, meski angkanya sudah mendekati. “Tinggal kelopok kecil saja, karena ada yang memilihnya di luar. Yang penting kita sudah komunikasi dengan pihak wilayah. Penduduk yang belum rekam diundang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Polres Karanganyar menghentikan penyelidikan dugaan MinyaKita berbau solar setelah uji laboratorium memastikan tidak ada kandungan solar maupun minyak tanah.
Gempa magnitudo 5,3 mengguncang Ismailia, Mesir. Belum ada laporan korban, sementara pemerintah mengaktifkan tanggap darurat dan rumah sakit bersiaga.
Bantul menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 10 persen pada 2026. Sebanyak 103 program disiapkan dengan dukungan pembaruan DTSEN.
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.
WMO memprediksi El Nino menguat pada Agustus-Oktober 2026 dan berpotensi memicu suhu di atas normal, kekeringan, banjir, serta kebakaran hutan.