WhatsApp Uji Fitur Perluas Foto AI di iPhone
WhatsApp menguji fitur perluas foto berbasis Meta AI di iPhone. Pengguna bisa mengubah bingkai gambar langsung sebelum membagikannya.
Ilustrasi keracunan/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Ada 18 orang dari Kalurahan Patalan menjalani pemeriksaan kesehatan dan menjalani rawat jalan di Puskesmas Jetis 2, Bantul, hingga Rabu (11/9/2024) sore. Mereka diduga mengalami keracunan setelah menyantap sajian makanan saat acara Penyerahan SK Penetapan Rintisan Desa/Kalurahan Budaya 2024 yang digelar di Kantor Kalurahan Patalan, Selasa (10/9/2024).
“Untuk yang harus sampai menjalani rawat inap tidak ada. Sementara 18 orang yang sudah diperiksa dan diperbolehkan pulang. Enggak tahu kalau rombongan dari kalurahan dan kapanewon lainnya, karena kebetulan acara kemarin yang datang tidak hanya dari Patalan tetapi juga Bawuran, Wirokerten, Trirenggo dan Temuwuh,” kata Panewu Jetis, Anwar Nur Fahrudin, Rabu (11/9/2024) petang.
Meski begitu, pejabat yang datang dan mengonsumsi makanan yang sama saat acara tersebut, mulai dari Lurah, Panewu hingga Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dipastikan aman dari keracunan,. Hal itu diduga lantaran para pejabat tersebut makan di tempat VIP.
“Jadi aman. Yang makan nasi kotak itu yang kena. Tetapi, kami belum tahu itu sumber keracunannya dari lauknya atau apa, karena masih diperiksa sampelnya di laboratorium,” kata Anwar.
Agar tidak terjadi kejadian yang sama, Anwar mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan Kalurahan Patalan untuk memberikan edukasi kepada penyedia katering di wilayah tersebut. Agar para penyedia jasa katering terus menjaga kualitas makanan yang disajikan.
“Dipastikan bahan yang dimasak terbebas dari kontaminasi bahan berbahaya yang berdampak ke kesehatan pengkonsumsi. Kami juga berharap penyedia katering bisa mengecek kualitas makanan dan masakan. Semoga tidak berulang lagi ke depan. Karena katering ini biasa dipakai oleh pihak kalurahan,” ucap Anwar.
BACA JUGA:
Sementara Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan berdasarkan keterangan dari pihak Puskesmas Jetis 2, selain 18 orang dari kalurahan patalan, ada 2 orang dari Kalurahan Trirenggo dan 6 orang dari Kalurahan Banguntapan yang mengalami keracunan.
“Kasus ini masih kami dalami. Terkait dengan penyebab keracunan, kami masih menunggu hasil uji lab yang dikirimkan oleh Puskesmas Jetis 2 ke Laboratorium BLK,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WhatsApp menguji fitur perluas foto berbasis Meta AI di iPhone. Pengguna bisa mengubah bingkai gambar langsung sebelum membagikannya.
Menaker Yassierli menyebut ekonomi sirkuler berpotensi menciptakan 4,4 juta lapangan kerja dan menambah PDB Rp638 triliun hingga 2030.
GAC Indonesia membuka pemesanan AION i60 dengan biaya Rp99.000. SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 602 km.
DPRD Bantul mendorong pembagian penerimaan pajak perusahaan pusat dan daerah lebih proporsional untuk mengoptimalkan pendapatan daerah.
DPRD Sleman meminta pembangunan sport center memperhatikan standar teknis cabang olahraga, kebutuhan atlet, dan kenyamanan masyarakat.
Kemnaker menyebut BSU 2026 sebagai stimulus untuk menjaga daya beli pekerja. Simak syarat penerima dan besaran bantuan Rp900.000.