Antrean Pasien Jadi Keluhan, Puskesmas Sleman Evaluasi Layanan
Antrean pasien menjadi sorotan di Puskesmas Sleman. Evaluasi layanan dan inovasi pendaftaran online disiapkan untuk kurangi waktu tunggu.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul akan menggelar pengundian nomor pasangan calon (Paslon) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gunungkidul di KPU Gunungkidul, Senin, (23/9/2024). Dalam kesempatan itu, pendukung tiap Paslon akan bertemu. Guna mencegah terjadinya gesekan yang berujung pada konflik, KPU akan membatasi pendukung.
Ketua KPU Gunungkidul, Asih Nuryanti mengaku pihaknya masih belum melakukan pembahasan detail ihwal pengundian nomor urut Paslon tersebut. Hanya, KPU memastikan akan membatasi pendukung yang akan hadir dalam pengundian.
“Antar-pendukung yang bertemu ya potensi gesekan juga sih. Nanti teman-teman kepolisian siap mengantisipasi segala kemungkinan. Kami juga akan atur jumlah rombongan yang boleh mereka bawa,” kata Asih dihubungi, Kamis, (12/9).
Asih menerangkan secara teknis hanya beberapa orang yang boleh masuk ke tempat pengundian seperti pimpinan partai politik pengusung, Paslon, dua liaison officer (LO)/ naradamping, dan 20 orang tambahan. Mereka juga boleh menampilkan atraksi budaya, namun di luar kantor KPU Gunungkidul.
Dia juga mengaku kantor KPU hanya dapat menampung 100 orang. Sedangkan pengundian harus dilakukan di kantor KPU sesuai arahan KPU RI.
BACA JUGA: Bawaslu Gunungkidul Buka Pendaftaran Pengawas TPS, Honor Rp800 Ribu
Teknis pengundiannya adalah pertama, tiga Paslon akan mengambil nomor undian yang tujuannya untuk menentukan urutan pengambilan nomor Paslon. Setelah itu baru mereka akan mengambil nomor undian untuk menentukan nomor Paslon.
“Paslon yang nanti kami undang mengambil, bukan partai. Kalau teknis yang ngambil calon bupati atau wakil atau berdua itu belum. Jadwal pengundian mereka sudah tahu. Soalnya masuk tahapan juga kan,” katanya.
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Gunungkidul, Andang Nugroho mengatakan Paslon dan parpol pengusung juga pendukung perlu mengikuti standar operasional prosedur (SOP) untuk mencegah terjadinya konflik.
Konflik antar-pendukung juga menjadi satu dari sembilan potensi kerawanan yang telah Bawaslu Gunungkidul petakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Antrean pasien menjadi sorotan di Puskesmas Sleman. Evaluasi layanan dan inovasi pendaftaran online disiapkan untuk kurangi waktu tunggu.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.