Gunungkidul Siapkan 4 Hektare untuk Bangun TPST Wukirsari
Pemkab Gunungkidul menyiapkan lahan 4 hektare untuk TPST Wukirsari. Proyek menunggu bantuan Pemerintah Pusat dan ditarget mulai dibangun 2027.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman memastikan dokumen pencalonan milik Kustini Sri Purnomo-Sukamto dan Harda Kiswaya-Danang Maharsa dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan. Sebelum ditetapkan sebagai pasangan calon, masyarakat diminta memberikan masukan terhadap dokumen yang telah diserahkan.
Anggota KPU Sleman Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlishoh mengatakan, Pilkada Sleman hanya diikuti oleh dua bakal pasangan calon. Upaya penelitian berkas milik pasangan Kustini Sri Purnomo-Sukamto dan Harda Kiswaya-Danang Maharsa juga telah diselesaikan.
Adapun hasilnya dokumen pencalonan milik kedua pasangan sudah dinyatakan memenuhi persyaratan. Sesuai upaya mewujudkan keterbukaan public, maka KPU Sleman meminta saran dan masukan berkaitan dengan dokumen pencalonan yang dimiliki bakal pasangan calon.
Masyarakat dapat memberikan tanggapan dan masukan berkaitan dengan pasangan calon bupati dan wakil bupati; keabsahan dokumen pencalonan seperti ijazah dan lain sebagainya. Selain itu, juga menyangkut visi misi dan program yang dimiliki kedua pasangan.
“Semua bisa diakses melalui laman resmi milik KPU Sleman,” kata Aan, Senin (16/9/2024).
Dia menjelaskan, untuk tanggap dan Masyarakat bisa dimasukan mulai 15-18 September 2024. Adapun caranya, bisa mendatangi ke Kantor KPU Sleman atau mengirimkan melalui email atau melalui tautan bit.ly/TanggapanMasyarakat_PilbupSleman2024.
Hingga sekarang KPU Sleman masih menunggu adanya masukan dari Masyarakat. Nantinya, sambung Aan, apabila ada yang memberikan masukan, maka akan mengklarfikasinya.
“Waktu klarifikasi mulai 15-21 September 2024,” katanya.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, calon bupati dan wakil bupati Sleman akan ditetapkan pada 22 September 2024. Sehari berikutnya dilakukan pengundian nomor urut pasangan calon.
“Ada dua bakal calon yang maju di Pilkada Sleman. Untuk calon dari jalur perseorangan tidak ada karena keduanya maju lewat jalur partai,” katanya.
Dia menambahkan, setelah tahapan pencalonan akan dilanjutkan ke tahapan kampanye. Rencananya kampanye berlangsung mulai 25 September hingga 23 November. “Pemilihan akan dilaksanakan di 27 November. Mudah-mudahan semuanya dapat berjalan dengan lancar di semua tingkatan mulai dari TPS, PPS, PPK hingga KPU kabupaten,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan lahan 4 hektare untuk TPST Wukirsari. Proyek menunggu bantuan Pemerintah Pusat dan ditarget mulai dibangun 2027.
Pasien obesitas hampir 300 kilogram di Sragen dievakuasi 15 petugas gabungan ke RSUD setelah mengalami sesak napas dan tubuh lemas.
Yamaha kembali menghadirkan ruang ekspresi bagi generasi muda melalui Fazzio Youth Festival 2026, ajang tahunan yang memadukan kreativitas, olahraga
PSI Bantul merampungkan kepengurusan di 17 kapanewon dan 76 DPRt, lalu memulai konsolidasi dan pendidikan politik menuju Pemilu 2029.
Kasus HIV/AIDS di Gunungkidul bertambah 36 hingga Mei 2026. Dinkes mencatat 372 pasien rutin berobat, termasuk 13 anak.
Survei LKPI mencatat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,3% pada semester I 2026.