Hari Besar Kepercayaan TYME Dinilai Hidupkan Warisan Leluhur
Penetapan Hari Besar Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dinilai MLKI Sleman menjadi momentum penting untuk membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap.
Kecelakaan lalu lintas - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polres Gunungkidul mencatat ada 629 kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sejak Januari – September 2024. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 43 orang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi mengatakan bahwa pada semester pertama ada 440 kejadian laka dengan korban meninggal dunia (MD) sebanyak 34 orang. Adapun Juli – September ada 186 kejadian dengan korban MD sembian orang. Sisanya mengalami luka ringan.
“Kerugian material yang semester pertama itu Rp385,6 juta. Kalau Juli sampai September Rp135,7 juta,” kata Darmadi dihubungi, Rabu, (18/9).
Adapun laka paling banyak, kata Darmadi terjadi di Jalan Jogja - Wonosari dan lingkungan taman hutan rakyat (Tahura), Playen dan Kerjan, Patuk. Hal ini disebabkan tingginya mobilitas masyarakat di ruas jalan itu.
Sementara Darmadi juga mengimbau agar masyarakat berhati-hati atau waspada apabila melintas jalan yang cenderung lurus seperti di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) dan Tawang – Ngalang.
BACA JUGA: Terlibat Kecelakaan di JJLS Wilayah Gunungkidul, Warga Tepus Meninggal Tertabrak Fortuner
Jalan yang bagus dan lurus tersebut mendorong pengendara untuk meningkatkan kecepatan kendaraan. Terbaru, remaja 17 tahun berinisial RE menabrak pasangan suami istri hingga meninggal di pertigaan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Cangsewu, Padukuhan Gesing II, Purwodadi, Tepus, Senin, (16/9).
Empat bulan sebelumnya, laka juga terjadi di JJLS yang menyebabkan seorang mahasiswa berinisial DV, 25, warga Tepus meninggal.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan pihaknya akan melakukan pengadaan fasilitas jalan di JJLS seperti rambu-rambu, rambu pendahulu petunjuk jurusan (RPPJ), guardrail, dan lampu penerangan jalan umum (LPJU). “Kami rencanakan ada penambahan. Kalau jumlah dan waktu pelaksanaannya masih kami koordinasikan,” kata Bayu.
Bayu menegaskan penambahan fasilitas jalan tersebut utamanya untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas.
Sebelumnya, Dishub Gunungkidul bekerja sama dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III DIY telah memasang APILL di Simpang Empat Jalan Baron dan Simpang Empat Legundi sebagai bagian dari upaya menurunkan angka laka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penetapan Hari Besar Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dinilai MLKI Sleman menjadi momentum penting untuk membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 20 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
PT Isuzu Astra Motor Indonesia menjadi satu-satunya produsen kendaraan komersial yang seluruh produknya ber-TKDN dengan capaian tertinggi lebih dari 62 persen.
Basarnas memperluas area pencarian 18 korban KM Nurul Salsa hingga 1.980 mil laut dengan dukungan alutsista laut dan udara pada hari keenam operasi SAR.
Dana kompensasi tenaga kerja asing menjadi penyumbang terbesar PNBP Kemnaker. Pemerintah kini mengkaji besaran kompensasi yang telah berlaku selama puluhan tahu
Revisi UU Hak Cipta berisiko rugikan media dan publik. Belajar dari negara lain, RI diminta hati-hati.