Libur Sekolah, Penumpang Kereta di Jogja Naik 21 Persen
Libur sekolah picu lonjakan penumpang kereta di Jogja hingga 54 ribu, naik 21 persen dari hari biasa.
Jembatan Kretek 2./Antara
Harianjogja.com, BANTUL--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengaku pertumbuhan penginapan dan destinasi wisata sekitar Pantai Selatan (Pansela) masih terbatas. Padahal, Pemkab Bantul memperkirakan dengan rampungnya pengerjaan infrastruktur Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di wilayah Bantul, maka investasi di area tersebut akan meningkat.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bantul, Annihayah menilai ada peluang investasi pembangunan akomodasi dan amenitas di sekitar Pansela dengan pembangunan JJLS. Meski begitu, menurutnya, hingga saat ini belum ada investor yang berminat untuk membangun akomodasi disana.
"Saat ini belum ada pergerakan. Kadang orang saling melihat, mengintip ketika ada pertumbuhan. Ini baru biasa, dari masyarakat masih sektor agraris," katanya, Jumat (20/9/2024).
Annihayah pun mendorong adanya pertumbuhan akomodasi di area Pansela. Meski begitu, menurut Annihayah, investasi di sektor akomodasi harus disesuaikan dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan Pansela.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Tawarkan Pengelolaan Bukit Dermo Imogiri ke Pihak Ketiga
Sementara menurut Annihayah, ketika pembangunan JJLS rampung maka akan muncul peluang pertumbuhan rest area disana. Disana dimungkinkan lula tumbuh toko modern berjejaring (TMB). Meski begitu, peluang tersebut menurutnya belum banyak ditangkap investor.
"Biasanya [TMB] yang punya satu pemodal. Itu belum kelihatan, kalau lewat OSS bisa tiba-tiba tumbuh, karena risiko rendah," ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul, Saryadi menilai keberadaan JJLS di Pansela menjadi akses strategis untuk mendorong pembangunan disana. Meski begitu, menurutnya, status tanah di sekitar Pansela yang sebagian besar merupakan Sultan Ground (SG) dinilai menjadi tantangan dalam pengembangan kawasan Pansela. Selain tanah SG, menurutnya sebagian tanah disana yang merupakan lahan pertanian menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan.
"Kalau Pemda harus berinvestasi untuk pengembangan sarana dan prasarana disana hampir tidak mungkin," ujarnya.
Menurutnya, beberapa daerah lain biasanya akan menggandeng swasta dalam pengembangan kawasan. Dia pun menilai, keberatan JJLS di Pansela akan membuka peluang strategis bagi pertumbuhan hotel di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur sekolah picu lonjakan penumpang kereta di Jogja hingga 54 ribu, naik 21 persen dari hari biasa.
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
Brasil memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Jepang 2-1 berkat gol Gabriel Martinelli pada menit 90+6.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Lima peserta SPPI meninggal saat pelatihan bela negara. Pengamat mendesak investigasi independen dan audit total sistem pelatihan.