Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Ilustrasi hujan- Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Setelah beberapa hari terakhir, sebagian besar daerah di DIY mengalami cuaca cerah nan menyilaukan, selama dua hari ke depan, sejumlah wilayah di DIY diprediksi bakal dilanda hujan meski dalam intensitas ringan
Berdasarkan hasil analisa Stasiun Meteorologi Yogyakarta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima Harianjogja.com, Jumat (20/9/2024), sejak 21-23 September 2024, ada sebagian wilayah DIY yang mengalami hujan berintensitas ringan.
Sejumlah daerah itu masing-masing adalah Sleman bagian Utara pada 21 dan 22 September 2024 serta Kulonprogo bagian utara pada 22 September 2024. Adapun, pada 23 September 2024, nyaris semua wilayah di DIY kembali berawan.
Melalui keterangan resminya, Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono mengatakan pola angin Timuran masih mendominasi pola cuaca di sebagian besar wilayah Jawa hingga Bali, termasuk pula DIY.
Selain itu, hasil analisis terkini profil vertikal kelembapan udara pada ketinggian 850 mb sebesar 80-90 % (basah), pada ketinggian sebesar 700 mb 60-80 % (cukup basah), dan pada ketinggian 500 mb sebesar 60-70 % (cukup basah). Dengan begitu potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY cukup signifikan.
Potensi hujan ringan di Sleman bagian utara
Potensi hujan ringan di Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara
Berawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.