Insiden Gereja di Bantul, Tokoh Masyarakat Serukan Dialog
Aksi pembubaran ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS), Panggungharjo, Sewon, Bantul yang viral di media sosial menuai beragam tanggapan.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY kembali mengingatkan agar aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk berhati-hati dan waspada saat bergambar pada saat acara-acara tertentu. Pose dengan menunjukkan jari dengan merujuk pada angka tertentu diminta untuk diperhatikan dengan saksama lantaran pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) Pilkada telah dilakukan.
"Kalau saya imbauannya sudah cukup dari dulu ASN harus netral sampai ke perangkat desa. Pose tertentu ya dihindari. Harus dihindari," kata Sekda DIY, Beny Suharsono, Senin (13/9/2024).
Beny menyatakan, masalah pose saat ASN bergambar memang sulit diawasi. Bisa saja ketika rombongan ASN berfoto di suatu acara ada orang-orang tertentu yang menggerakkan tangan dengan merujuk pada angka tertentu, sehingga diklaim ASN itu mendukung salah satu paslon. Hal ini disebutnya tentu sulit diantisipasi.
"Makanya ASN kami imbau harus berhati-hati. Sekarang kan sudah zaman sosial media yang penyebaran informasi sangat cepat," katanya.
BACA JUGA: Ini Hasil Undian Nomor Urut Pasangan Calon untuk Pilkada Bantul
BACA JUGA: Pilkada Sleman: Kustini-Sukamto Nomor 1 dan Harda-Danang Nomor 2
Beny juga memastikan bahwa pengawasan akan tetap dilakukan. Di sosial media pihaknya sudah menugaskan Diskominfo DIY untuk memantau aktivitas internet dan sosial media. Ini dilakukan agar Pilkada tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan netralitas ASN ditegakkan dengan optimal.
"Kami juga kerja sama dengan Bawaslu. Kalaupun terdapat pelanggaran yang mungkin luput dari petugas silahkan melapor. Sanksi akan disiapkan di bidang kepegawaian," jelasnya.
Terpisah, KPU DIY menyatakan proses pengundian nomor urut paslon kabupaten kota dilaksanakan pada hari ini setelah sebelumnya penetapan paslon dilakukan lewat rapat pleno yang digelar masing-masing KPU kabupaten kota. Setelah proses pengundian nomor urut Pilkada juga dilakukan deklarasi kampanye damai lantaran 25 September tahapan masuk ke agenda kampanye.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aksi pembubaran ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS), Panggungharjo, Sewon, Bantul yang viral di media sosial menuai beragam tanggapan.
Ranking Liga Indonesia naik lima peringkat ke posisi 20 Asia versi AFC berkat kontribusi Persib Bandung dan Dewa United di kompetisi Asia.
Disdik Gunungkidul memastikan daya tampung sekolah SPMB 2026 mencukupi. Jadwal pendaftaran TK, SD, dan SMP mulai Juni 2026.
Dua jukir viral di GOR Sritex Solo diamankan polisi usai diduga mematok tarif parkir mobil hingga Rp20.000 tanpa karcis.
Komisi III DPR menegaskan penggunaan APBN untuk sapi kurban Presiden Prabowo sah secara hukum dan syariah.
Kasus kekerasan daycare Little Aresha Sorosutan memasuki tahap sidang. Tim hukum dampingi korban dan siapkan restitusi.