Bansos Sleman 7.363 KPM Diklarifikasi, Ada Temuan Transaksi Judol
Sebanyak 7.363 KPM bansos Sleman masuk data klarifikasi. Sejumlah rekening terdeteksi transaksi judi online dan pinjaman online.
Sejumlah nelayan mengevakuasi perahu nelayan yang terbalik di dermaga Pantai Sadeng, Kamis (14/3/2019)./Istimewa-Dokumen SAR Wilayah I DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul belum dapat memberi bantuan premi asuransi jaminan kecelakaan kerja dan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan terhadap nelayan yang ada di Gunungkidul. Keterbatasan APBD menjadi musababnya.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan seyogyanya memang perlu ada alokasi untuk memberi jaminan sosial tersebut kepada nelayan.
“Kalau harapan kami berpihak kepada nelayan ya seyogianya ada anggaran dari APBD untuk mengkover itu. Pemkab masih terbatas anggarannya,” kata Wahid dihubungi, Selasa, (24/9).
Apabila dihitung, alokasi APBD dalam setahun dapat mencapai hampir setengah miliar mendasarkan pada premi Rp16.800 yang dikalikan dengan jumlah nelayan sebanyak 2.276 orang.
Wahid menambahkan hingga saat ini, nelayan masih membayar premi asuransi secara mandiri. Koordinasi pengurusan jaminan sosial melalui kelompok.
BACA JUGA: HNSI Protes Keras Masuknya Ratusan Nelayan Luar DIY di Perairan Gunungkidul
Meski begitu, DKP Gunungkidul akan mengupayakan agar nelayan dapat terjamin selama aktivitas mereka di laut. Paling tidak akan ada subsidi dalam pembayaran premi asuransinya.
Menurut dia, sejak awal tahun hingga September 2024, ada tiga nelayan asal Sadeng meninggal akibat kecelakaan kerja.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Mohamad Arif Aldian mengaku pemberian subsidi jamsos tenaga kerja perlu memperhatikan aspek penata usahaan keuangan. “Sehingga ketentuan penganggaran harus mengikuti aturan-aturan itu,” kata Arif.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Gunungkidul, Benediktus Eka Cahya Nugraha mengatakan jumlah pekerja informal di Gunungkidul sekitar 10.800 orang. Adapun khusus nelayan, dia belum dapat menyampaikan datanya.
Pada Jumat, (20/9), BPJS Ketenagakerjaan juga telah menyerahkan santunan jaminan kecelakaan kerja (JKK) meninggal kepada keluarga nelayan Gunungkidul sebesar Rp70 juta dan beasiswa untuk dua anak penerima santunan sebesar Rp139,5 juta.
“Untuk sektor informal kami masih berfokus pada dua program, jaminan kecelakaan kerja dan kematian,” kata Eka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 7.363 KPM bansos Sleman masuk data klarifikasi. Sejumlah rekening terdeteksi transaksi judi online dan pinjaman online.
Lokasi SIM Keliling Sleman malam hari Sabtu 19 September 2026 tersedia di Sleman City Hall. Cek jadwal, syarat, dan ketentuannya.
SIM Keliling Polda DIY Sabtu 19 September 2026 melayani perpanjangan SIM A dan C. Cek lokasi, jadwal, syarat, dan biaya.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 19 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 19 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 19 September 2026 tersedia 5 perjalanan dari masing-masing arah. Cek jadwal lengkapnya.