Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 03 September 2026 14:57 WIB
Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki

Sejumlah kendaraan melintas di jalan rusak di Padukuhan Ngimbang, Watusigar, Ngawen yang menghubungkan dengan Kalurahan Katongan, Nglipar, Kamis (3/9/2026)./Harian Jogja-David Kurniawan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Warga Padukuhan Ngimbang, Watusigar, Ngawen mengeluhkan kerusakan jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah tersebut dengan Kalurahan Katongan, Nglipar. Jalan yang menjadi akses penting aktivitas masyarakat itu disebut telah mengalami kerusakan selama puluhan tahun.

Carik Watusigar, Karsimin mengatakan kondisi ruas jalan tersebut kini rusak parah. Warga telah berulang kali menyampaikan keluhan dan mengusulkan perbaikan, tetapi hingga sekarang belum ada perbaikan secara menyeluruh.

“Statusnya merupakan jalan kabupaten karena menjadi penghubung jalan antar kalurahan dan antar kapanewon Ngawen dengan Nglipar. Kerusakan terjadi banyaknya aspal yang telah mengelupas karena usia yang sudah lama,” kata Karsimin, Kamis (3/9/2026).

Jalan Rusak Sejak 1997

Karsimin menjelaskan ruas jalan yang mengalami kerusakan berada mulai dari balai kalurahan Watusigar ke arah barat hingga perbatasan dengan Kalurahan Katongan, Nglipar.

Menurut dia, akses tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat karena digunakan untuk berbagai aktivitas. Salah satunya untuk pengangkutan hasil usaha pertanian serta menunjang kegiatan sehari-hari warga.

Kondisi kerusakan yang berlangsung lama membuat masyarakat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan. Terlebih, akses di wilayah Kalurahan Katongan disebut telah diperbaiki, tetapi pengerjaannya belum sampai ke ruas di Watusigar.

“Seingat saya, ruas di Padukuhan Ngimbang terakhir diperbaiki di 1997 lalu. Setelahnya, belum ada upaya perbaikan lagi,” katanya.

Karsimin mengatakan pemerintah kalurahan juga telah mengusulkan perbaikan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang digelar setiap tahun. Namun, usulan tersebut belum membuahkan hasil berupa perbaikan jalan secara menyeluruh.

“Harapannya bisa ikut diperbaiki agar akses bisa lebih lancar,” katanya.

Tahun Ini Baru 100 Meter

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana membenarkan ruas jalan Watusigar menuju Katongan berstatus sebagai jalan kabupaten.

Ia tidak menampik kondisi ruas tersebut mengalami kerusakan. Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah belum dapat melakukan perbaikan secara menyeluruh.

“Anggarannya masih terbatas,” katanya.

Meski demikian, Wadiyana memastikan pihaknya tetap berupaya menangani kerusakan jalan tersebut. Untuk tahun ini, direncanakan ada pengerjaan pada ruas tersebut, meski panjang jalan yang diperbaiki baru sekitar 100 meter.

“Proses perbaikan dilakukan secara bertahap. Rencananya tahun ini ada pengerjaan, meski panjangnya hanya 100an meter,” katanya.

Gunungkidul Ajukan Bantuan ke Pemerintah Pusat

Wadiyana mengatakan kerusakan jalan masih menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan. Berbagai upaya dilakukan untuk mempercepat penanganan, salah satunya dengan mengajukan bantuan kepada Pemerintah Pusat melalui program Inpres Jalan Daerah.

“Tahun ini yang kami ajukan adalah untuk kelanjutan pembangunan jalan Kepek-Ngobaran dan penyelesaian perbaikan jalan di Kawasan Industri Semin di Kaluraha Candirejo,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online