Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Tumpukan sampah liar kembali muncul di Pasar Terban, terpantau pada Rabu (25/9/2024)./ist Forpi Kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja belum lama ini membersihkan sampah liar di Pasar Terban, Jalan C. Simanjuntak, Gondokusuman. Namun tumpukan sampah liar masih saja kembali muncul di lokasi yang sama.
Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja yang memantau sejumlah titik sampah liar mendapati di Pasar Terban kembali muncul sampah liar. “Sampai kemaren [Rabu] tumpukan sampah liar masih ada,” ujar anggota Forpi Kota Jogja, Baharuddin Kamba, Kamis (26/9/2024).
Tidak hanya sampah liar, di sekitar lokasi Pasar Terban yang akan direnovasi tersebut juga terdapat sejumlah kendaraan roda empat maupun roda terpakir. “Bahkan kendaraan roda empat plat merah pun terparkir di lokasi yang berada di sebelah barat SMA Negeri 6 Jogja tersebut,” katanya.
Padahal, spanduk larangan membuang sampah dan larangan parkir di lokasi itu masih terpasang oleh Dinas Perdagangan Kota Jogja. “Sampah menumpuk cukup banyak di bagian depan hingga mendekati sisi jalan. Bau menyengat tercium ketika melintasi lokasi ini,” ungkapnya.
Tidak terlihat adanya petugas yang berjaga atau mengangkut sampah-sampah tersebut. Sementara kegiatan pembangunan fisik Pasar Terban terpantau belum dimulai, baru pembongkaran bangunan lama saja yang sudah selesai.
BACA JUGA: Empat Truk Dikerahkan Angkut Sampah Liar di Terban
Merespon hal ini, Forpi Kota Jogja meminta kepada dinas terkait untuk segera melakukan tindakan preventif misalnya menutup sementara lokasi tersebut dengan seng. “Karena jika tidak segera ditutup sementara dengan seng, maka dikhawatirkan lokasi tersebut akan dijadikan lokasi pembuangan sampah liar terus-menerus dan akan muncul parkir liar di lokasi itu,” paparnya.
Selain mengganggu masyarakat di sekitar, tak jauh di lokasi tersebut terdapat sejumlah sekolah yakni SMP Negeri 8 Kota Jogja dan SMA Negeri 6 Jogja. “Jangan sampai mengganggu proses belajar-mengajar para siswa dan guru karena bau menyengat dari sampah liar yang menumpuk,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Kerja Kebersihan dan Keamanan Pasar Rakyat Dinas Perdagangan Kota Jogja, Kelik Novidwyanto, menuturkan sampah liar di Pasar Terban sudah dibersihkan pada Jumat (20/9/2024), dengan jumlah sampah mencapai 3,5 bak truk.
Senada dengan Forpi, untuk mengantisipasi munculnya kembali sampah liar ia juga berharap dari pihak pelaksana pembangunan menutup lokasi tersebtu dan memberi penjagaan. “Seharusnya dari pihak pelaksana yang terpilih segera membuat tutup pagar seng dan menyediakan tim keamanan untuk menjaga area,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
MoonPay meluncurkan PayBox yang memungkinkan ChatGPT dan Claude membantu transaksi kripto, belanja online, hingga pemesanan tiket dengan sistem keamanan berlapi
Petani bawang merah lahan pasir di Bantul mulai panen raya. Namun harga jual anjlok hingga Rp15 ribu per kilogram akibat melimpahnya pasokan dari berbagai daera
Apple mencatat rekor penjualan iPhone pada kuartal III 2026, namun krisis pasokan chip memori membuat proyeksi pertumbuhan melambat dan saham perusahaan anjlok
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lahirkan anak pertama, Segara Nadi Aksatama, pada 20 Juli 2026. Nama sarat makna, banjir ucapan selamat dari artis dan netize