Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Tumpukan sampah liar kembali muncul di Pasar Terban, terpantau pada Rabu (25/9/2024)./ist Forpi Kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja belum lama ini membersihkan sampah liar di Pasar Terban, Jalan C. Simanjuntak, Gondokusuman. Namun tumpukan sampah liar masih saja kembali muncul di lokasi yang sama.
Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja yang memantau sejumlah titik sampah liar mendapati di Pasar Terban kembali muncul sampah liar. “Sampai kemaren [Rabu] tumpukan sampah liar masih ada,” ujar anggota Forpi Kota Jogja, Baharuddin Kamba, Kamis (26/9/2024).
Tidak hanya sampah liar, di sekitar lokasi Pasar Terban yang akan direnovasi tersebut juga terdapat sejumlah kendaraan roda empat maupun roda terpakir. “Bahkan kendaraan roda empat plat merah pun terparkir di lokasi yang berada di sebelah barat SMA Negeri 6 Jogja tersebut,” katanya.
Padahal, spanduk larangan membuang sampah dan larangan parkir di lokasi itu masih terpasang oleh Dinas Perdagangan Kota Jogja. “Sampah menumpuk cukup banyak di bagian depan hingga mendekati sisi jalan. Bau menyengat tercium ketika melintasi lokasi ini,” ungkapnya.
Tidak terlihat adanya petugas yang berjaga atau mengangkut sampah-sampah tersebut. Sementara kegiatan pembangunan fisik Pasar Terban terpantau belum dimulai, baru pembongkaran bangunan lama saja yang sudah selesai.
BACA JUGA: Empat Truk Dikerahkan Angkut Sampah Liar di Terban
Merespon hal ini, Forpi Kota Jogja meminta kepada dinas terkait untuk segera melakukan tindakan preventif misalnya menutup sementara lokasi tersebut dengan seng. “Karena jika tidak segera ditutup sementara dengan seng, maka dikhawatirkan lokasi tersebut akan dijadikan lokasi pembuangan sampah liar terus-menerus dan akan muncul parkir liar di lokasi itu,” paparnya.
Selain mengganggu masyarakat di sekitar, tak jauh di lokasi tersebut terdapat sejumlah sekolah yakni SMP Negeri 8 Kota Jogja dan SMA Negeri 6 Jogja. “Jangan sampai mengganggu proses belajar-mengajar para siswa dan guru karena bau menyengat dari sampah liar yang menumpuk,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Kerja Kebersihan dan Keamanan Pasar Rakyat Dinas Perdagangan Kota Jogja, Kelik Novidwyanto, menuturkan sampah liar di Pasar Terban sudah dibersihkan pada Jumat (20/9/2024), dengan jumlah sampah mencapai 3,5 bak truk.
Senada dengan Forpi, untuk mengantisipasi munculnya kembali sampah liar ia juga berharap dari pihak pelaksana pembangunan menutup lokasi tersebtu dan memberi penjagaan. “Seharusnya dari pihak pelaksana yang terpilih segera membuat tutup pagar seng dan menyediakan tim keamanan untuk menjaga area,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Apple akan memperketat Full Disk Access di macOS dengan kontrol tambahan karena risiko AI agent yang semakin mampu dan otonom.
Jennifer Hubner disorot netizen Malaysia setelah komentarnya soal permainan Timnas Malaysia. Polemik kemudian melebar ke persoalan keluarga.
Prancis ditahan Italia 1-1 di Stade de France. Zidane tetap puas meski Les Bleus gagal mempertahankan catatan sempurna di Nations League.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
PSS Sleman menggelar latihan 11 lawan 11 dengan wasit di Stadion Maguwoharjo untuk menjaga ritme permainan selama jeda internasional.