Bantul Targetkan 10 Koperasi Merah Putih Beroperasi Agustus 2026
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Tidak ada foto
Harianjogja.com, KULONPROGO— Sedikitnya 75 pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di Kulonprogo diikutsertakan dalam pelatihan Scale Up Industry dan Business Matching 2024.
Pelatihan dan pendampingan itu bertujuan untuk memberikan peningkatan kemampuan bagi pelaku IKM Kulonprogo sehingga dapat mewujudkan sumber daya yang unggul, maju, dan menjadi smart industri.
BACA JUGA: Dukung Ekspor UMKM Pemerintah Luncurkan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulonprogo Sudarna, menyampaikan bahwa peserta yang memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan itu adalah pelaku IKM yang telah berhasil lolos berdasarkan proses skrining pendaftaran yang telah dilakukan.
"Pesertanya 75 pelaku IKM lahan pangan yang terbagi menjadi tiga angkatan," kata Sudarna, Jumat (27/9/2024).
Banyak kegiatan pelatihan yang telah didapatkan para peserta selama tiga bulan itu yaitu kesempatan berkonsultasi secara langsung kepada mentor untuk menyampaikan kendala yang dialami selama ini dalam menjalankan usaha.
Selain itu, mentor atau narasumber secara langsung mengunjungi tempat produksi para peserta untuk menganalisa situasi dan memberikan saran yang dapat diterapkan dalam upaya meningkatkan kualitas produk.
Pj. Bupati Kulonprogo Srie Nurkyatsiwi mengapresiasi produk-produk peserta pelatihan dan mendorong mereka untuk terus konsisten dalam menjalankan usaha agar dapat bersaing di pasar penjualan. Dengan pelatihan itu akan menjadi kebutuhan bagi para pelaku IKM untuk dapat meningkatkan produktivitas dan kompetensi.
"Pelatihan, mentoring, dan coaching telah dilakukan. Produknya sudah sangat luar biasa, kita ini memiliki potensi. Ini lah salah satu fungsi merajut kolaborasi antar IKM atau ekonomi kreatif yang ada. Jadi kekuatannya ada di sana dengan adanya kolaborasi dan sinergi," ucap Siwi.
Salah satu peserta pelatihan Scale Up Industry 2024, Pandu Dewantara, produsen rempah bubuk mengungkapkan dirinya sangat senang bisa ikut dalam rangkaian kegiatan acara scale up industry. "Karena dalam dua bulan terakhir ini saya dan kami semua, para IKM Kulonprogo mendapatkan banyak sekali ilmu, masukan, kritik, dan solusi yang pasti membangun," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.