Melalui Program Dokter Spesialis Keliling, Warga Jepara Antusias Periksa TBC
Para warga Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara antusias melakukan pemeriksaan kesehatan gratis pada program dokter spesialis keliling
Kepala LLDIKTI Wilayah V Prof. Setyabudi Indartono (kedua dari kanan) menerima cenderamata dari Pemimpin Harian Jogja Anton Wahyu Prirhartono (kedua dari kiri). Harian Jogja - Ujang Hasanudin
JOGJA–Semua perguruan tinggi swasta (PTS) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepakat saling bekerjasama dalam memajukan perguruan tinggi dengan semangat Ndulur Limo. Kesepakatan tersebut dibuktikan dalam penandatanganan atau Memorandum of Understanding (MoU)100 PTS se-DIY untuk kerjasama joint resources pada 30 Agustus 2024 lalu.
Demikian disampaikan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta, Prof. Setyabudi Indartono saat berkunjung ke Kantor Harian Jogja, Jumat (27/9/2024). Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Koordinator Humas LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Pungki Hemawati, dan staf humas Anisya Oktaviana Anindyatri dan Sofian Arditya.
Kunjungan ini diterima langsung oleh Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono dan Wakil Pemimpin Redaksi Nugroho Nurcahyo. Prof, Setyabudi mengatakan tantangan PTS saat ini cukup berat. Tidak hanya bersaing dengan perguruan tinggi negeri (PTN) namun juga dengan perubahan zaman.
Ia tidak menampik kondisi PTS saat ini masih belum ideal. Dari 100 PTS di DIY, hanya ada delapan PTS yang terakreditasi unggul. Kemudian dari 750 program studi (prodi) baru 131 prodi yang unggul. Dari 8.000 dosen di semua PTS se-DIY, baru 214 orang yang menyandang sebagai guru besar dan baru 1.900 yang bergelar doktor. Sebagian besar masih strata dua. Ke depan diharapkan sudah tidak ada lagi dosen yang strata dua, minimal doktor.
Selain itu, kata Prof Setyabudi, tantangan PTS saat ini turunnya masyarakat yang berkuliah di PTS, setidaknya sejak tiga tahun terakhir. Dengan kondisi tersebut pihaknya mencetuskan semangat Ndulur Limo, artinya semua PTS di bawah LLDIKTI V Yogyakarta harus membangun keluarga dan persaudaraan, saling membantu dan saling back up.
“Semangat Ndulur Limo motivasi maju bersama untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi swasta. Harapannya dengan semangat ini jumlah PTS dan prodi terakreditasi unggul naik,” katanya.
BACA JUGA: Daftar 8 PTS di Jogja Terakreditasi Unggul
Setelah mencetuskan semangat Ndulur Limo pada 10 Agustus 2024, kemudian dilanjutkan dengan MoU 100 PTS untuk kerjasama joint resources. “Tujuan dari penandatangan MoU ini adalah untuk menguatkan kerjasama antar PTS dalam rangka peningkatan efektivitas dan efisiensi implementasi Tridharma Perguruan Tinggi dengan memanfaatkan resources sharing dalam rangka mendukung peningkatan mutu perguruan tinggi swasta di DIY. Selain itu, penandatangan MoU juga sebagai implementasi indikator kinerja utama (IKU) LLDIKTI,” jelasnya.

Adapun ruang lingkup kerjasama meliputi pengembangan kurikulum, bahan ajar dan program akademik lainnya, pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia, pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, akademisi dan staf administrasi, lokakarya, pelatihan, seminar, pameran dan kegiatan ilmiah lainnya, pertukaran materi dan informasi akademik, publikasi bersama, dan penggunaan fasilitas bersama.
Menurut Setyabudi MoU tersebut merupakan tonggak penting bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi swasta.Dengan MoU tersebut pihaknya juga akan mendemonstrasikan sebuah sistem yang dikembangkan LLDIKTI Wilayah V untuk memberikan kemudahan bagi pimpinan dan civitas perguruan tinggi dalam mengidentifikasikan mitra dan sumberdaya yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi. Sistem ini bernama Destarata," ungkap Setyabudi.
Destarata adalah sistem terpadu yang dimiliki oleh LLDIKTI Wilayah V untuk mengetahui informasi sumber daya perguruan tinggi. Sistem ini memberikan gambaran tentang sumber daya manusia, sarana, dan prasarana yang dimiliki perguruan tinggi.
Lebih lanjut Setyabudi mengatakan setelah sukses MoU 100 PTS, juga ditindaklanjuti dengan penandatanganan kerjasama 280 dokumen kerjasama berbasis joint resources.”Komitmen bersama ini harapannya dapat meningkatkan kualitas bersama semua PTS dengan harapan ketika kualitas PTS naik, maka akan meningkatkan animo masyarakat dalam memilih PTS,” ujarnya.
Selain itu LLDIKTI Wilayah V juga membangun kerjasama dengan pemerintah kabupaten dan kota di DIY dalam. Setyabudi mengatakan bahwa menurunnya animo masyarakat dalam mengakses perguruan tinggi saat ini karena turunnya daya beli masyarakat. Ia menyebut masih banyak lulusan sekolah menengah atas (SMA) yang tidak melanjutkan kuliah karena terkendala biaya.
Karena itu perlu dorongan dari pemerintah untuk mendorong warganya di masing-masing wilayah melalui penganggaran semacam bantuan biaya pendidikan atau beasiswa melalui APBD, danais, dan sebagainya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Para warga Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara antusias melakukan pemeriksaan kesehatan gratis pada program dokter spesialis keliling
Gerhana Matahari Total terjadi 2 Agustus 2027 dengan totalitas hingga 6 menit 23 detik. Simak jalur gerhana dan perkiraan waktu pengamatan di Indonesia.
DPMPTSP Sleman mencatat 205 kegiatan usaha kafe pada 2026, tertinggi dalam enam tahun. Namun, angka tersebut belum tentu mencerminkan jumlah kafe aktif.
Shakhtar Donetsk menjamu AEK Athens di Stamford Bridge pada matchday kedua Liga Champions 2026/2027. Simak performa kedua tim dan prediksinya.
JAL, ANA, dan Emirates menawarkan jarak antarkursi hingga 34 inci. Simak daftar 10 maskapai dengan seat pitch luas di kelas ekonomi.
Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani lolos ke 16 besar Denmark Open 2026 setelah menang dua gim langsung. Jonatan akan menghadapi Alwi Farhan.