Profil Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Kariernya, Wafat di Usia 73 Tahun
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY meluncurkan Beras Jatam, Senin (30/9/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY meluncurkan Beras Jatam, Senin (30/9/2024). Beras yang diambil langsung dari kelompok petani yang tergabung di Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam) di DIY ini digulirkan untuk membangun kemandirian pangan.
Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat PWM DIY Agus Amin Syaifudin mengatakan beras Jatam memang diambil langsung dari produsen petani di empat kabupaten DIY. Adapun jumlah petani yang tergabung di Jatam tersebut sebanyak 1.000 orang. Target produksi beras yang dikemas khusus 5 kilogram tersebut ke depan sekitar 3 ton.
BACA JUGA : Pantauan Harga Pangan, Telur Ayam Ras dan Beras Premium Hari Ini Mahal
"Tetapi untuk posisi bulan ini baru sekitar 1 ton lebih, ke depan terus meningkat karena jumlah petani yang bergabung juga bertambah dan jumlah permintaan juga terus meningkat," katanya.
Ia mengatakan potensi pasar memang lebih banyak menyasar kalangan Muhammadiyah. Saat ini lebih banyak mensuplai kebutuhan pangan yang berkaitan dengan amal usaha Muhammadiyah. "Potensi pasar di DIY ini ada sekitar 300 ribu jamaah misalnya, kan besar sekali. Sementara saat ini masih menyasar amal usaha Muhammadiyah saja permintaan sudah cukup tinggi," ujarnya.
Ketua PWM DIY Muhammad Ikhwan Ahada menyatakan beras jatam yang dilauching tersebut bukan sekadar aktivitas transaksi jual beli semata. Akan tetapi bagian dari dakwah Muhammadiyah dengan menyasar kalangan petani serta upaya menciptakan kemandirian pangan. Beras yang dipasarkan dan diambil langsung dari petani sebagai bentuk hilirisasi dengan model dan pola kekinian.
"Pemasarannya menggunakan jejaring Muhammadiyah baik dari tingkat ranting cabang, daerah dan wilayah. Harapannya amal usaha bisa berkontribusi sehingga hasil pertanian bisa diserap," katanya.
BACA JUGA : Harga Beras di Bantul Naik dalam 3 Bulan Terakhir
Menurutnya beras Jatam ini bagian dari upaya mempelopori kemandirian pangan dari petani dikonsumsi oleh masyarakat. Harapannya rantai tersebut menjadi lingkar ekonomi dari, oleh dan untuk seluruh masyarakat khususnya kalangan Muhammadiyah bukan dari impor. "Petani juga diuntungkan karena hasil panennya bisa terserap dengan harga yang sesuai," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.