DLH Sleman Larang Limbah Kurban Masuk Sungai
DLH Sleman melarang limbah penyembelihan hewan kurban dibuang ke sungai demi mencegah pencemaran lingkungan saat Iduladha.
Peserta upacara Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-194 sedang menyiapkan barisan di Alun-alun Wonosari, Jumat (4/10/2024)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menggelar peringatan Hari Jadi pertama kalinya setelah perubahan tanggal. Peringatan itu dipusatkan di Alun-Alun Wonosari, Jumat (4/10/2024). Rangkaian peringatan Hari Jadi Gunungkidul dibuka dengan upacara, sementara untuk puncak rangkaian acara akan digelar pada Sabtu (5/10/2024) besok.
Plt Bupati Gunungkidul, Heri Susanto mengatakan keputusan mengubah tanggal Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul tidak dilakukan secara tiba-tiba dan tanpa dasar.
Dia menjelaskan perubahan Hari Jadi dari tanggal 27 Mei menjadi 4 Oktober telah didahului dengan kajian sejarah yang melibatkan berbagai unsur seperti akademisi. “Ada proses panjang menentukan Hari Jadi langsung ke-194. Ada analisis dan sumber sejarah baru yang tentunya sudah sangat valid," kata Heri ditemui di Alun-alun Wonosari, Jumat.
Dalam peringatan Hari Jadi ke-194 ini, Heri mengajak untuk melihat kembali kemajuan Kabupaten Gunungkidul yang dapat dilihat nyata dan dirasakan bersama.
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Gunungkidul, Chairul Agus Mantara mengatakan rangkaian Hari Jadi ke-194 Kabupaten Gunungkidul akan ditutup dengan gelaran Gunungkidul Night Carnival (GNC), Sabtu.
Agus telah menjelaskan bahwa GNC dapat diharapkan mendongkrak indeks kebudayaan Yogyakarta melalui keterlibatan seniman lokal dan nasional. GNC 2024 akan diikuti 38 regu.
BACA JUGA: Gunungkidul Night Carnival Digelar Akhir Pekan Ini, Berikut Peta Penutupan Jalur
Dari jumlah itu, sebanyak 20 regu akan diisi dari utusan luar daerah yang ingin berpartisipasi dalam GNC seperti Banyuwangi, Wonosobo, Bali, dan Banten. Sisanya, 18 regu merupakan kelompok bregada tiap kapanewon/kecamatan.
GNC akan dimulai pukul 19.30 WIB. Semua regu akan berjalan dari Taman Budaya Gunungkidul (TBG) dengan perhentian akhir di Alun-alun Wonosari. Sebelum regu-regu tersebut tiba, di Alun-alun Wonosari sudah ada penampilan tari kolosal 800 orang.
Apabila melihat gelaran GNC 2023, maka setidaknya akan ada sekitar 60.000 peserta yang ikut dan menyaksikan suguhan penampilan. Agus berharap 100.000 orang dapat berkumpul untuk menyaksikan GNC 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Sleman melarang limbah penyembelihan hewan kurban dibuang ke sungai demi mencegah pencemaran lingkungan saat Iduladha.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.
Berkendara sepeda motor di jalan raya sangat berbahaya apabila pengendara belum cukup mengetahui ilmu dan teknik berkendara.