Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Mall Pelayanan Publik (MPP) di Sleman.ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab menargetkan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Sleman dapat dioperasikan pada Desember 2024. Total biaya pembangunan gedung ini mencapai Rp66.327.731.000.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman, Triana Wahyuningsih mengatakan, pembangunan MPP Sleman sudah dimulai sejak 2022 lalu. Adapun proses pembangunan masih berlangsung dan ditargetkan selesai di tahun ini.
“Yang melaksanakan pembangunan di Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman [DPUPKP] Sleman,” kata Triana, Senin (7/10/2024).
Gedung MPP dibangun di lahan seluas 9.347,47 meter persegi. Bangunan baru ini terdiri dari empat lantai dan satu basement yang akan dilengkapi dengan fasilitas lift di lantai tiga dan empat.
Selain itu juga ada eksalator yang menghubungkan antara lantai satu dan dua. Rencananya, area basement dipergunakan parkir, lantai satu dan dua untuk pelayanan public serta bagian lantai ketiga dan keempat sebagai kantor DPMPTSP.
Menurut dia, pembangunan MPP bertujuan untuk memberika kemudahan, kecepatan, keterjangkauan keamanan dan kenyamanan kepada Masyarakat berkaitan dengan pelayanan publik. Hal ini dikarenakan seluruh pelayanan public yang ada akan ditempatkan di satu gedung.
“Jadi Masyarakat bisa lebih mudah untuk mengakses pelayanan yang ada dengan lebih gampang dan cepat,” katanya.
Pejabat Sementara Bupati Sleman, Kusno Wibowo mengapresiasi pembangunan MPP di Bumi Sembada. Total biaya yang dikeluarkan untuk membangun gedung empat lantaa ini sebesar Rp66.327.731.000.
“Prosesnya berjalan bagus dan sesuai rencana pada Desember mendatang sudah bisa dioperasikan,” kata Kusno.
Menurut dia, keberadaan MPP sebagai bentuk komitmen dari Pemkab Sleman untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada Masyarakat yang lebih modern dan efisien. “Tentunya ini jadi tolok ukur dalam peningkatan kinerja karena layanan yang diberikan jadi semakin cepat dan mudah. Sebab, di satu lokasi bisa mengakses banyak layanan,” katanya.
Kusno menambahkan, ada beberapa jenis layanan yang bisa diakses Masyarakat di MPP Sleman. Secara garis besar, layanan yang disediakan di antaranya pelayanan perizinan, administrasi kependudukan, pelayanan pajak dan retribusi hingga sejumlah pelayanan public lainnya.
“Mudah-mudahan keberadaan MPP bisa memberikan manfaat bagi Masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.