Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Para pemenang Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa #2 (OBAJ #2) berfoto bersama setelah penyerahan piala kejuaraan di Dinas Perpustakaan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Selasa (10/9)./Istimewa
JOGJA—Siswa SMKN 1 Wonosari menjadi juara dalam Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa #2 (OBAJ #2). Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY menggandeng Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Jawa SMA/SMK DIY dan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dalam mengadakan kegiatan tersebut.
Kepala Disdikpora DIY, Dr. Didik Wardaya, SE, M.Pd. mengatakan setelah melalui tiga babak, dewan juri memutuskan pemenang pertama OBAJ #2 adalah Dara Regita Cahyani, siswa SMK N 1 Wonosari; pemenang kedua Marsya Nur Alifah, siswa SMK Negeri 1 Girimulyo; pemenang ketiga Tectonicha Rizky Salsabila, siswa SMA Negeri 8 Jogja; pemenang harapan pertama Sukeni Widyastuti, siswa SMA Negeri 1 Kasihan dan pemenang harapan 2 Elisa Putri Maharani, siswa SMA Negeri 2 Ngaglik.
“Masing-masing pemenang mendapatkan trofi dan uang pembinaan yang diserahkan pada saat puncak perayaan Hari Literasi Internasional. Penyelenggaraan olimpiade ini adalah salah satu bentuk inovasi dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY agar pembelajaran bahasa dan aksara Jawa lebih menarik, relevan dan mudah dipelajari oleh siswa, sehingga harapan kami nantinya setiap siswa memiliki pemahaman dan keterampilan yang baik dalam menggunakan bahasa serta aksara Jawa, tidak hanya sebagai mata pelajaran, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari," terang Didik seusai menyerahkan piala kepada pemenang di Dinas Perpustakaan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Selasa (10/9).
BACA JUGA: Lazimkan Aksara Jawa secara Manual dan Digital, Disdikpora DIY Gelar OBAJ #2
Adapun juri babak final adalah Kepala Seksi Bahasa & Sastra Dinas Kebudayaan DIY, Setya Amrih Prasaja, SS; seniman dan pakar aksara Jawa, Joko Elisanto; perwakilan dari Komunitas aksara Jawa Segajabung, Arif Budiarto dan Erlin Aryulita. Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi DIY, Drs. Beny Suharsono, M.Si; Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, SS. M.A.; Kepala DPAD DIY, Kurniawan, S.Sos, SE.Akt, Mec.Dev.; serta Kepala Disdikpora DIY beserta jajaran staf. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.